Laporan: Rahmat Agusman
Martapura, Sumselupdate.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di tanjakan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan.
Kali ini kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil Fuso nopol BE 8018 IM dan mobil Toyota Avanza dengan plat BG 1376 YC.
Dalam insiden lalu lintas yang terjadi pada Minggu (2/10/2022) sekitar pukul 19.15 WIB itu, diduga mobil Fuso yang kelebihan muatan tersebut tak mampu menanjak, sehingga akhirnya melaju mundur menabrak Avanza putih hingga terseret sejauh 20 meter
Salah satu saksi mata di lokasi kejadian Budi (28) mengatakan jika mobil Fuso tersebut berhenti di depan Masjid Raya Kota Baru.
Kemudian, mendadak mundur dengan cepat dan menghantam Avanza di belakangnya.
“Avanza putih itu terlihat mau belok ke kiri mas, tapi tiba-tiba Fuso di depannya mendadak mundur terus Avanza terseret cukup jauh. Berhentinya Avanza itu nabrak pohon dan kondisinya ringsek parah dengan kaca mobil pecah,” terangnya
Namun Fuso batubara yang overload tersebut tak berhenti sampai di situ. Kendaraan besar tersebut masih menghantam warung makan dan salah satu rumah warga, sebelum akhirnya terguling dengan batubara yang tumpah di halaman rumah yang dihantamnya.
Rumah nahas tersebut berada tepat bersebelahan dengan kediaman Wakil Bupati OKU Timur.
“Fusonya masih melaju ke belakang dan menghantam warung sama rumah lagi di sebelahnya baru terguling,” jelas Budi.
Dari penuturannya, isi mobil Avanza putih tersebut ada enam orang, namun tiga di antaranya dilarikan ke RSUD Martapura karena mengalami luka ringan.
“Ada enam orang isi didalam Avanza itu, tapi tiga orang dilarikan ke rumah sakit karena alami luka ringan,” katanya
Sementara itu, sopir Fuso diduga melarikan diri usai mengetahui kendaraannya menabrak mobil dan rumah.
“Nah, kalo sopir Fuso gak tau mas, kemungkinan melarikan diri karena gak kelihatan sama sekali dari tadi,” ucapnya
Terpisah, Kasat Lantas Polres OKU Timur AKP Lastari saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan jika anggotanya masih melakukan pemeriksaan dan cek korban di RSUD.
“Masih dalam riksa dan cek ke RS,” ujarnya singkat. (**)











