Palembang, Sumselupdate.com – Guna mensejahterakan para petani di Sumsel, mulai tahun ini Gubernur Herman Deru akan menjalankan program penyerapan beras petani melalui Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog).
“Kita akan bekerjasama dengan Bulog, untuk secara khusus menyerap hasil produksi petani Sumatera Selatan,” kata Herman Deru ketika dibincangi di Pemprov Sumsel, Rabu (2/1/2018).
Dia menegaskan, beras yang diserap Bulog ini nantinya akan dibagikan kepada kalangan pegawai baik yang berstatus sebagai ASN atau honorer dilingkungan Pemprov Sumsel. Dengan besaran 20 Kg untuk yang sudah menikah dan 10 Kg untuk yang belum menikah.
“Memang jumlahnya tidak seberapa ya, 20 kilogram untuk yang sudah berkeluarga dan 10 kilogram untuk yang masih lajang,” tambahnya.
Langkah yang diambil Pemprov tersebut, lanjut dua, merupakan bentuk perhatian kepada petani padi di Sumsel sebab selama ini yang terjadi saat puncak panen tiba, harga gabah dan beras ditingkat petani kerap kali anjlok.
Sehingga menyebabkan kerugian yang besar diderita petani. Terlebih penyerapan lokal dan Bulog kerap tidak maksimal. “Ini merupakan bentuk sentuhan kepada petani kita, bahwa kita ada perhatian pada mereka,” imbuhnya.
Ketika ditanya soal kapan program ini dijalankan, HD menegaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan kelengkapan administrasi sedangkan pelaksanaannya dalam waktu dekat. “Sekarang masih proses administratif saja. Pelaksanaannya Insya Allah segera,” tukasnya.
Untuk diketahui tujuan pemberian insentif beras bagi ASN ini bermaksud akan memberikan tambahan kesejahteraan kepada ASN Pemprov Sumsel dan peningkatan pendapatan petani. (pra)











