Tabrak Truk Bermuatan Bambu, Mayor Ardi Tewas Mengenaskan

Jumat, 7 September 2018
Staf Gakum Ditlantas Polda Sumsel dan Kasat Lantas Polres Muaraenim melakukan olah TKP.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Kecelakaan maut antara Mitsubhisi Triton No.Reg Dinas 7348-II TNI Batalion Armed 15 dengan truk BG 8074 VA bermuatan bambu terjadi di ruas jalan Dusun III, Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, Kamis (6/9) malam. Akibat kecelakaan ini seorang anggota TNI yang berada di mobil Tritron meninggal dunia.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops Irwan Andeta didampingi Kasat Lantas AKP Adik Listiyono saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kecelakaan bermula saat mobil Triton yang dikemudikan Pratu Heri Kuncoro melaju dari arah Baturaja menuju Prabumulih.

Read More

Sekitar pukul 23.30 di jalan lurus dan dekat pemukiman penduduk tersebut ada mobil truk bermuatan bambu yang dikemudikan Yesi Candra sedang berhenti di lajur kiri badan jalan dari arah Baturaja menuju Prabumulih.

Diduga pengemudi mobil  Triton berjalan dengan kecepatan tinggi dan kurang konsenterasi sehingga tidak memperhatikan truk bermuatan bambu sedang berhenti tersebut. Kemudian mobil itu menabrak bagian belakang truk.

Akibat kecelakaan itu, satu orang penumpang mobil Triton yakni Mayor Ardi (34) meninggal dunia dengan luka robek di wajah serta mengeluarkan darah dari mulut dan hidung. Sementara Pratu Kuncoro Heri mengalami luka lecet di dahi dan hidung, serta dua penumpang lain yakni istri dan anak Mayor Ardi, Paizah Diah Pratiwi  (32) dan Hafi (2) mengalami luka lecet dan di rawat di Puskesmas Beringin.

Kedua mobil tersebut, lanjut Irwan telah diamankan di Mapolsek Lubai. Sementara pihaknya juga telah melakukan olah TKP kembali dari Gakum Dit lantas dengan alat TAA laser 3D Elika dipimpin oleh AKBP Aspan Sanjaya didamping Staf Gakum Ditlantas Polda Sumsel dan Kasat Lantas Muaraenim.

“Dugaan sementara, penyebab kecelakaan karena mobil Triton berjalan dengan kecepatan tinggi dan sopir kurang konsentrasi karena jalan lurus bebas pandang, serta tidak ada jejak rem di TKP. Selain itu, muatan bambu yang panjangnya melebihi bak truk juga menjadi faktor. Masih kita lakukan penyelidikan,” tambahnya. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts