Syarat Minimal Lampaui Target, Mura Ikuti Penilaian Kabupaten/Kota Sehat

Bupati Mura H Hendra Gunawan (berbaju putih).

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Kabupaten Musirawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan sudah memenuhi kriteria minimal, bahkan melampaui target sebagai persyaratan untuk mengikuti ajang dua tahunan lomba Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional.

Menurut Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI, dr Imran Agus Nurali, SpKO  secara syarat minimal Kabupaten Mura)sudah memenuhi kreteria untuk mengikuti ajang Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional. Indikator ini terlihat dari sudah memenuhi syarat 85 persen dari 65 persen yang ditentukan.

Bacaan Lainnya

“Saya juga  melihat niat Kabupaten Mura sudah ada. Apalagi saya melihat dokumen-dokumen yang sudah disusun untuk mengikuti ajang Kabupaten/Kota sehat,” katanya usai audiensi dengan Bupati Mura, Ir H Hendra Gunawan, Rabu (9/1/2018).

Dia menjelaskan tahun ini tahun ganjil. Setiap tahun ganjil ini ada apresiasi penghargaan dari Kemenkes dan Kemendagri. Nah dari sisi itu,  Kabupaten Mura, mau mengajukan ikut ajang sebagai Kabupaten Sehat. Mengikuti event ini sesuai kriteria apakah memamg cukup baik.

“Untuk penilaian sendiri dilaksanakan  Juli sampai Oktober melibatkan lintas departeman dan tim independen untuk melakukan penilaian dokumen yang masuk dalam bentuk softcopy. Setelah itu baru kita melakukan veripikasi dan penilaian lapangan. apakah memang kegiatan-kegiatan ada di lapangan,” tegasnya.

Sekadar diketahui Kabupaten Mura baru pertama kali mengikuti ini. Untuk mengikuti event ini ada dua tatanan yang harus dipenuhi, pertama ada sarana dan prasarana umum yang sehat dari infrastruktur bangunan-bangunan yang memenuhi kecukupan kesehatan. seperti puskesmas dan sarana PDAM dan sanitasi.

Tatanan kedua masyarakat mandiri dan sehat. artinya dampak kepada masyarakat mandiri dan sehat. Salah satunya kegiatan kegiatan yang ada di masyarakat, posyandu, inovasi itu bentuk dampak positif kegiatan.

“Kegiatan ini diadakan dua tahun sekali ada pembinaan. pertama padapa dua tatanan, kedua wewrda tiga sampai empat tatanan, pendidikan sosial yang terkait. ketiga yang tertinggi wisara, minimal lima sampai sembilan tatanan.lalu lintas tertib, pariwisata.  Tujuan pariwisatanya menjadi optimal. berdampak kepada ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Sekali lagi Kabupaten Sehat ini yang ada kaitan dengan akses sanitasi. Untuk persyaratan minimal daru sanitasi dan lainnya minimal 65 persen, Kabupaten Mura sudah 85 persen. Artinya syarat minimal untuk mengikuti lomba Kabupaten sehat sudah terlampaui.

Di tempat yang sama Bupati Mura, Ir H Hendra Gunawan, mengatakan sangat bersyukur dengan kedatangan Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI. Ditengah kesibukannya bisa menyempatkan diri hadir. Ini merupakajbyang pertama sosialisasi dan memotivasi kita.

“Alhamdulilah  untuk pertama kali Kabupaten Mura ikut dalam ajang ini. Insya  Allah Mura bertemu untuk penghargaan di November nanti,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa Kabupaten Mura siap untuk mengikutinajang ini. Apalagi didukung dengan data yang ada. Saat ini dari data yang ada tinggal disatukan dokumen.

“Sejak dilantik kita sudah luncurkan gerakan mura sempurna sehat. kita turun ke lapangan meninjau langsung. Sanitasi sudah mencapai 90 persen. Kita turun memberi sosialisasi supaya masyarakat stop BAB di sungai. Kemudian masyarakat diminta membuat jamban sehat,” paparnya.

Dikatakannya ada daerah berpenduduk asli di Kecamatan TPK, sebelumnya kalau BAB di sungai. Saat ini sudah mempunyai jamban sendiri.  “Kita siap ikuti ajang ini. Setiap OPD disinergikan dan gotong royong, Insya Allah akan tercapai,” pungkasnya. (ain)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.