Palembang, Sumselupdate.com – Anggota Komisi VI DPR RI Wasista Bambang Utoyo menilai sangat penting pencepatan pembangunan kawasan Tanjung Api-Api (TAA), sebab di masa depan menjadi kehidupan masyarakat Sumsel.
Wasista mengatakan, pemerintah pusat saat ini berkutat pada masalah anggaran sehingga seolah tidak memperhatikan TAA.
Bambang mengaku, sudah bertemu Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan meminta dirinya mempelajari TAA dan melihat kemungkinan yang ada.
“Sekarang ini antara mandek dan tidak. Maka dari itu salah satu tugas kita di sana untuk melihat apa sih yang terjadi sebenarnya,” katanya.
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Joko Imam Santoso mengatakan, kawasan khusus TAA menjadi program strategis Provinsi Sumsel.
Untuk itu pada APBD Sumsel 2017 mendapatkan prioritas besar ketimbang 2016.
“Pada tahun 2017 ada dana pembebasan lahan di TAA, karena dalam pengembangannya syarat utamanya ada pembebasan lahan dikerja samakan dengan pihak ketiga,” katanya.
Sedangkan Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas mengatakan, jika hanya mengandalkan kas daerah Sumsel dalam pengembangan TAA posisinya tidak memungkinkan.
“Harapannya ada investor masuk dan mau membebaskan lahan. Makanya di tahun 2016 kita membentuk PT dan di tahun 2017 ini untuk memenuhi syarat dasar yang disyaratkan pemerintah pusat harus ada jalan, pintu masuk, kantornya, dan tahun ini kita bangun jalan kawasannya. Anggaranya di PU Bina Marga sekitar Rp15 miliar-Rp20 miliar,“ katanya. (ery)











