Pagaralam, Sumsleupdate.com — Dikenal sebagai masyarakat yang berani dan setia kawan, suku Pasemah telah eksis jauh sebelum Sriwijaya berdiri. Berbagai peninggalan sejarah, termasuk sistem sosial Lampik Empat, menjadi bukti bagaimana suku ini telah memiliki peradaban yang maju sejak ribuan tahun lalu.
Suku Pasemah, yang juga disebut Besemah oleh masyarakatnya, merupakan salah satu komunitas adat tertua di Sumatra Selatan. Mereka menetap di sekitar Kota Pagaralam, Kabupaten Lahat, hingga wilayah perbatasan Bengkulu.
Bukti keberadaan Suku Pasemah dapat ditelusuri hingga abad ke-6 Masehi melalui Prasasti Palas Pasemah, yang mencatat jejak pasukan Sriwijaya setelah penaklukan Lampung pada tahun 680 M.
Dilansir besemah.blogspot.com, Suku Pasemah sudah ada jauh sebelum Kerajaan Sriwijaya berdiri. Mereka memiliki sistem sosial yang kuat, terbukti dengan adanya Lampik Empat, Merdike Due, yang merupakan wujud demokrasi murni di masyarakat.
Asal Usul dan Tradisi Suku Pasemah
Menurut cerita lisan yang berkembang, masyarakat Pasemah meyakini nenek moyang mereka berasal dari Atong Bungsu, yang datang dari Hindia Muka melalui Sungai Lematang dan menetap di Dusun Benuakeling.
Ia menikahi Senantan Buih, putri Ratu Benuakeling, dan dari keturunannya terbentuk kelompok masyarakat yang kini dikenal sebagai suku Besemah.
Suku ini memiliki sistem sosial yang unik dengan empat kelompok utama yang disebut Sumbai, yaitu Sumbai Besar, Sumbai Pangkal Lurah, Sumbai Ulu Lurah, dan Sumbai Mangku Anom.
Keempatnya menjadi pilar dari Lampik Empat, yang diyakini sebagai sistem demokrasi lokal yang sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka.
Karakteristik Orang Pasemah
Orang Pasemah dikenal sebagai masyarakat yang memiliki jiwa pemberani, setia kawan, dan komitmen yang tinggi. Bahkan, sifat mereka sempat mendapat perhatian dari penulis-penulis Belanda di masa kolonial.
“Salah satu ciri khas orang Pasemah adalah keberanian dan kesetiaan mereka terhadap teman. Jika seseorang sudah dianggap sebagai kawan, maka mereka akan membela hingga titik darah penghabisan,” tulis seorang peneliti dalam sumber yang dikutip dari zulkaniahmad.blogspot.com.
Sejarawan juga menyoroti perdebatan asal-usul suku Pasemah, terutama klaim yang menyebut mereka berasal dari Majapahit.
Warisan Budaya dan Peninggalan Sejarah
Selain sistem sosialnya, Pasemah juga dikenal dengan berbagai peninggalan megalitik yang tersebar di daerah Pagaralam. Situs-situs ini menunjukkan bahwa masyarakat Pasemah telah memiliki peradaban yang maju sejak ribuan tahun lalu.
Dengan sejarah dan budaya yang begitu kaya, suku Pasemah bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi juga warisan yang terus hidup dalam adat dan kehidupan sehari-hari masyarakatnya.
*Berbagai sumber
(**)











