Suami yang Hanyut di OKU Timur Ditemukan, Sang Istri Masih Dalam Pencarian BPBD

warga Dusun lll, Desa Margorejo, Kecamatan Semendawai Suku lll, Kabupaten OKU Timur, yang berhasil ditemukan tim gabungan bersama warga setempat, tengah dievakuasi.

Laporan: Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com – Pasangan suami istri (pasutri) warga Dusun lll, Desa Margorejo, Kecamatan Semendawai Suku lll, Kabupaten OKU Timur, yang dikabarkan hilang dan diduga jatuh, dan hanyut terbawa aliran sungai macak, akhirnya berhasil ditemukan, Minggu (07/11/2021), sekitar pukul 11.30 WIB.

Read More

Namun, sejauh ini, baru sang suami yang berhasil ditemukan tim gabungan bersama warga setempat, dan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sementara sang istri belum diketahui kondisinya serta masih terus dilakukan pencarian.

Alhamdulillah, sudah ketemu satu yaitu suaminya tadi pukul 11.30 WIB. Sementara istrinya belum dan masih diupayakan oleh tim bersama masyarakat setempat,” ujar Kepala BPBD OKU Timur, Mgs Habibullah, Minggu (7/11/2021).

Adapun kedua korban diketahui bernama Abdul Gofur (35) dan istrinya Rusmiati (33).

Informasi menyebutkan, terakhir kedua pasutri ini pergi menuju kebun karet miliknya pada, Sabtu, (6/11/2021) sekitar pukul 12.30 WIB yang berada di seberang Sungai Macak untuk menderes getah karet.

Dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Revo, pasutri tersebut berangkat dari rumah. Namun, hingga pukul 18.00 WIB keduanya tak kunjung pulang. Tentu saja hal itu membuat pihak keluarga cemas sampai akhirnya melakukan penjemputan.

“Ketika tiba di lokasi pihak keluarga hanya menemukan sepeda motor miliknya yang berada di bawah pohon karet yang dipakai saat berangkat kemarin,” lanjut Habibullah.

Dugaan kedua pasutri ini hanyut terbawa aliran Sungai Macak diperkuat setelah masyarakat yang dibantu pihak kepolisian saat melakukan pencarian disekitar lokasi melihat jembatan penghubung yang terbuat dari bambu nampak miring dan ada bagian yang patah.

“Dugaan sementara kedua pasangan suami istri ini terjatuh saat menyebrangi jembatan, sebab jembatan darurat yang terbuat dari bambu itu nampak miring dan ada bagian yang patah, kemungkinan keduanya hanyut setelah jatuh dari jembatan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, upaya pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, pihak kepolisian dan kecamatan Semendawai Suku lll Kabupaten OKU Timur serta masyarakat.

“Mohon doa agar korban satunya segera ditemukan,” pungkas Habib. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.