Sosok Pahlawan Harus Dikenali Secara Utuh

Minggu, 1 Mei 2016
Bupati PALI H Heri Amalindo ketika memberikan kuis kepada salah satu peserta Banteng Music Festival yang digelar di Gedung Serba Guna Talang Ubi, Minggu (1/5).

PALI,  Sumselupdate.com –Mengenal sosok pahlawan atau seorang tokoh tidak cukup hanya mengenal nama atau gambar saja. Seorang pahlawan haruslah dikenal secara utuh, baik biografi maupun perjuangannya sehingga diangkat sebagai pahlawan.

Seperti sosok Ir Soekarno yang dikenal sebagai bapak pendiri bangsa. Anak-anak muda atau pelajar sudah selayaknya mengenal lebih jauh biografi nya.

Read More

Meski lagu Bung Karno menjadi lagu wajib dalam Banteng Music Festival yang digelar di Gedung Serba Guna Talang Ubi, Minggu (1/5), namun di mata Bupati PALI H Heri Amalindo, nama Bung Karno tidak cukup dinyanyikan saja, tpi perjuangannya harus lebih dikenal lagi.

“Anak muda jangan cuma bisa menyanyikan lagunya saja. Tapi harus tahu biografinya juga. Biar lebih mengenal perjuangannya” kata Heri Amalindo saat bicara di hadapan ratusan peserta.

Untuk memacu pengetahuan para peserta, Heri yang dikenal dekat dengan kalangan pelajar itu langsung memberikan kuis. Berbagai pertanyaan seputar pengetahuan tentang Ir Soekarno dilontarkan. Seperti tanggal lahir, tanggal wafat, nama ayah Bung karno sampai pengetahuan lain yang berkaitan dengan perjuangan Bung Karno.

“Siapa yang hafal teks Proklamasi secara benar?” tantang Heri kepada peserta yang sebagian besar pelajar itu.

Dengan antusias, para pelajar berebutan untuk unjuk kebolehan menghafal teks proklamasi.

“Ahamdulillah dapat hadiah dari Pak Heri, bisa traktir temen-temen,” kata Yoka Zumarni, pelajar SMAN 1 Talang Ubi sambil membeber uang pecahan seratus ribu.

Seperti biasanya bila berhadapan dengan para pelajar, Heri Amalindo selalu memberikan kuis berhadiah. Setiap peserta yang menjawab benar diberi hadiah seratus ribu rupiah.

Menanggapi kuis yang selalu diberikannya dihadapan para siswa, Heri mengaku bahwa masa depan bangsa terletak ditangan para pelajar. Dalam setiap kesempatan para pelajar harus dimotivasi agar mau berprestasi dan tidak jemu untuk belajar.

“Biar jadi kebiasaan, bila setiap acara anak-anak diberikan kuis, nantinya mereka menyiapkan diri untuk mencari pengetahuan atau belajar terlebih dahulu. Sehingga belajar bisa menjadi budaya dikalangan pelajar PALI” terang Heri. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts