Laporan : Syakbanudin
Kayuagung, Sumselupdate.com – SMAN 1 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), siap
melaksanakan kegiatan pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas jika memang hal tersebut sudah diizinkan dari Kementerian Pendidikan
Nasional, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI, melalui Dinas Pendidikan Nasional
OKI.
“Kami siap melaksanakannya dan hal ini juga sebelumnya telah dilaksanakan simulasi kegiatan PTM terbatas di SMAN 1 Kayuagung,”ujar
Kepala SMAN 1 Kayuagung, Drs Machrus Kamil, MPdI, saat ditemui Sumselupdate.com, Kamis (24/6), di ruang kerjanya.
Dia menjelaskan simulasi PTM terbatas di sekolah yang dipimpinnnya ini mulai dari jumlah rombongan belajar (rombel) setiap kelas di bagi
dua. Jika sebelumnya berisi 32 siswa maka kini maksimal 15 siswa dalam satu ruang kelas belajar.
“Hingga kini masih menunggu instruksi dari pemerintah daerah setempat, jika memang sudah bisa dilaksanakan maka kami akan melaksanakan kegiatan PTM terbatas ini,”katanya.
Mengenai kesiapan Protokol Kesehatan (Prokes) sendiri, kata Machrus Kamil, pihaknya sudah menyiapkan sesuai standar. Mulai dari arah pintu
masuk gerbang sekolah siswa di cek suhu tubuh. Lalu, mereka mencuci tangan di tempat yang disediakan, di kelas menjaga jarak, serta menghindari kerumunan, dan menggunakan masker.
“Siswa juga jika PTM terbatas ini dilaksanakan berjenjang mulai kelas X, lalu kelas XI dan ke esokan harinya kelas XII. Dan ini sebelumnya pernah kita laksanakan menjelang penilaian akhir tahun,”ungkap mantan Kepala SMAN 1 Pedamaran ini. (**)











