Siswi SMA yang Diduga Diperkosa Teman Sekelas Ngaku Dikeluarkan dari Sekolahnya

Rabu, 4 Mei 2016
Ilustrasi. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Sudah jatuh tertimpa tangga. Pepatah itu harus dirasakan CD (16).

Bagaimana tidak, bukan mendapat perlindungan usai diduga diperkosa teman sekelasnya, CD yang duduk di bangku kelas X SMA ini justru kembali mendapat perlakuan tak layak dari pihak sekolah dengan dikeluarkan.

Read More

Siswi salah satu SMA di Desa Sukaraja Dalam, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, menjelaskan sebagian teman-temannya sudah mengetahui kehamilannya setelah diduga diperkosa Stefanus Jevan Aditiyas Wibowo (16) pada Oktober 2015 lalu.

Menurut dirinya, hal tersebut berawal karena CD tak aktif lagi mengikuti ekstrakurikuler seperti bermain bola voli.

Beberapa guru pun memanggil korban untuk dikonfirmasi. Korban pun berkata jujur peristiwa yang dialaminya.

Bahkan, untuk memastikan kehamilannya, korban diajak seorang guru untuk melakukan USG dan hasilnya positif hamil.

Kabar itu menyebar ke siswa lain sehingga membuat pihak sekolah memutuskan memberhentikan korban dan akan memindahkannya ke sekolah sekolah lain.

“Kata guru biar tidak memalukan sekolah. Saya dipindahkan. Tanggal 20 April kemarin saya tidak lagi sekolah dan pulang ke Palembang,” ujar CD yang tinggal di kawasan Kecamatan Ilir Timur I Palembang, usai melapor ke SPKT Polda Sumsel, Rabu (4/5).

Masih ditambahkan dia, alhasil surat pindah yang dijanjikan gurunya itu tak kunjung diserahkan. Padahal, CD masih ingin melanjutkan pendidikan setelah melahirkan nanti.

“Tetapi sampai saat ini, surat pindah yang dijanjikan tidak diberikan juga. Saya masih ingin sekolah,” pungkasnya. (man)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts