Simpan Senpi Rakitan, Boby Surya Dihukum 2,6 Tahun Bui  

Suasana sidang vonis terdakwa Boby Surya yang diketuai Fahren, SH, MH, Kamis (27/5/2021).

Palembang, Sumselupdate.com – Terbukti menyimpan senjata api rakitan, terdakwa Boby Surya tertunduk lesu usai majelis hakim yang diketuai Fahren SH MH menjatuhkan vonis hukuman 2 tahun 6 bulan bui.

Vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU Kejari Palembang, Indah Kumala Dewi, SH, MH dengan hukuman 3 tahun penjara.

Bacaan Lainnya

Sidang yang diketuai oleh hakim ketua Fahren ini dalam amar putusannya menyatakan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan atau menyembunyikan senjata api dengan dua butir amunisinya.

“Dengan ini menyatakan bahwa atas perbuatan tersebut terdakwa dikenakan pasal 1 ayat 1 Undang Undang Darurat (UUD) No 12 tahun 1951,” kata ketua hakim.

Adapun hal yang meringankan terdakwa mengakui kesalahannya, bersikap sopan serta berjanji tidak akan mengulangi kesalahan dan masih memiliki anak yang masih kecil.

“Hal-hal yang memberatkan bahwa terdakwa terbukti memiliki senjata api dan dua butir amunisi serta membahayakan warga setempat,” ujar Hakim Farhen.

Atas putusan tersebut, melalui kuasa hukumnya, Abdulrahman, SH menyatakan terima.

Saat dikonfirmasi usai persidangan, kuasa hukum terdakwa Abdurrahman menyatakan belum puas atas putusan tersebut.

“Sebenarnya bisa lebih rendah lagi tapi tadi klien kami menyatakan telah menerima maka kami pun menerima hukuman itu,” jawabnya.

Diketahui dalam dakwaan dijelaskan bahwa kejadian bermula pada bulan Januari 2021 lalu.

Di mana petugas Polsek SU II Palembang mendapat laporan dari masyarakat bahwa terdakwa menyimpan senjata api.

Berdasarkan laporan tersebut, aparat penegak hhukum langsung mendatangi rumah terdakwa di Jalan  KH Azhari, Lorong  Masjid No 120, RT 003, RW 001, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan  SU II Palembang.

Setibanya di kediaman terdakwa, polisi langsung melakukan penggeledahan dan didapati sebuah senjata api dan dua butir amunisi yang disimpan di bawah tempat tidur milik terdakwa Boby.

Akibat perbuatannya terdakwa dibawa ke Polsek SU II Kota Palembang untuk diperiksa dan ditindaklanjuti.

Saat dibawa ke Polsek SU II, terdakwa Boby mengaku bahwa barang tersebut milik temannya bernama Dony (DPO) yang dititipkan kepadanya. Namun temannya tersebut tak kunjung datang. (ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.