Lepas 65 Santri Mondok ke Ponpes di Madura, Bupati Muratara: Belajar yang Rajin!

Bupati Muratara, H Devi Suhartoni saat melepas keberangkapan 65 santri ke Ponpes di Madura

Laporan : Marwan Ashari

Muratara, Sumselupdate.com – Sebanyak 65 santriwan-santriwati asal Kabupaten Musi Rawas Utara (muratara) berangkat menimba ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes) di Madura. Keberangkatan santriwan-santriwati ini dilepas langsung oleh Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, Kamis (27/5/2021).

Bacaan Lainnya

Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, menyampaikan kepada masyarakat dan orang tua para santri untuk bersama-sama mendukung program Pemda Muratara, agar anak-anak bisa menimbah ilmu di Ponpes di Madura.

Dirinya berharap, kelak anak-anak ini berguna bagi kemajuan Muratara di masa yang akan datang.

Pelepasan 65 santri ke Ponpes di Madura

 

“Saya berharap kepada anak-anak kita ini, akan berguna bagi kemajuan Muratara di masa akan datang. Pesan saya buat anak-anak yang menimbah ilmu di ponpes di Madura, belajarlah yang rajin karena Muratara adalah tagung jawab kita bersama” ucapnya.

Ditambahkan, fasilitas yang disiapkan Pemkab Muratara merupakan dukungan kepada para santri. Dengan harapan setelah selesai belajar, para santri dapat kembali ke daerah asalnya dan dapat berkontribusi mensejahterakan masyarakat Muratara

Pelepasan 65 santri ke Ponpes di Madura

 

Di tempat yang sama, Ketua LPTQ Muratara, Anwar Ma’zup berpesan agar para santri tetap mematuhi aturan yang ada di ponpes tempat mereka belajar.

Perlu diketahui, sampai tahun 2021 ini sudah 122 orang santri yang mengikuti program belajar di ponpes yang tersebar di Indonesia dari program Pemkab Muratara. Rincinya, 102 santri di ponpes yang ada di Muratara, 13 ponpes Gontor, 2 di ponpes di kabupaten Demak dan 5 lain di ponpes di provinsi Padang

Pelepasan 65 santri ke Ponpes di Madura

 

“Alhamdulillah, sampai hari ini sudah 122 santri asal Muratara sudah mengikuti program belajar dari pemkab Muratara, 102 santri di ponpes di Madura, 13 santri di ponpes Guntur, 2 di ponpes di kabupaten Demak dan 5 santri lainnya di ponpes di Padang,” pungkasnya. (Adv)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.