Palembang, Sumselupdate.com – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan para wali santri angkatan 2019 untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dengan bersilaturahmi ke kediaman Ustadz Prof Muhajirin, MA dan Prof Maya Panorama, PhD di Jalan Pembangunan No 12, Pakjo Ujung, Palembang, Senin (23/3/2026).
Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa dalam kunjungan tersebut. Para tamu disambut dengan hidangan sederhana khas Lebaran seperti bakso dan aneka kue, mencerminkan nilai kebersamaan dan saling memuliakan tamu dalam ajaran Islam.
Usai menunaikan Shalat Zuhur berjamaah di masjid sekitar kediaman, Ustadz Prof Muhajirin, MA mengajak para wali santri berbincang santai namun sarat makna keislaman.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di pondok pesantren.
“Wali santri adalah orang-orang pilihan yang memiliki hati kuat, karena mampu melepas anaknya untuk menuntut ilmu agama di jalan Allah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa orang tua yang menyekolahkan anaknya di pesantren akan mendapatkan keberkahan rezeki dan pertolongan dari Allah SWT, selama niatnya ikhlas karena Allah.
Dalam suasana Idul Fitri yang penuh berkah, Ustadz Prof Muhajirin, MA mengingatkan pentingnya menjaga tali silaturahmi sebagaimana diajarkan dalam Islam.
Silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan antar sesama, tetapi juga membuka pintu keberkahan hidup.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Selain itu, dalam hadis lain Rasulullah SAW juga bersabda:
“Tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Melalui momen silaturahmi ini, para wali santri diharapkan dapat terus menjaga hubungan baik, saling mendoakan, serta memperkuat komitmen dalam mendidik generasi yang berakhlak mulia.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan, ukhuwah, dan ajaran Islam tetap hidup dan terjaga di tengah masyarakat, khususnya dalam suasana Hari Raya Idul Fitri.
(**)











