Sehari Pulang Liburan dari Pesantren, Santri Itu Meninggal dalam Lakalantas Maut di Jalan Soekarno-Hatta Palembang

Minggu, 1 Oktober 2023
Suasana pasca-proses penguburan Fachrudzacky Muhammad di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga Palembang, Minggu (1/10/2023) sore.

Laporan: Candra Budiman

Palembang, Sumselupdate.com – Peristiwa kecelakaan yang terjadi di ruas Jalan Soekarno-Hatta dari arah Simpang Pakjo Ujung menuju Simpang Palm lebih tepatnya di depan Bengkel Muratara, Minggu  (1/10/2023) sekitar pukul 08.55 WIB, mengejutkan banyak pihak.

Read More

Bagaimana tidak, tiga korban lakalantas maut itu merupakan santri Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7, Kalianda-Lampung Selatan.

Santri yang meninggal dunia tersebut bernama Fachrudzacky Muhammad (15), warga Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang.

Sedangkan dua rekan korban masing-masing berinisial Zubair Alhafid (15), warga Desa Bumi Agung Jaya Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, dan Aqso Alfarizi (15), warga Desa Karang Anyar, RT001/003, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Kekinian dua korban Zubair Alhafid dan Aqso Alfarizi masih mendapati perawatan intensif di Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang.

Sementara itu, pantauan Sumselupdate.com suasana kesedihan begitu kental di rumah duka Fachrudzacky Muhammad.

Jenazah korban telah dikebumikan oleh pihak keluarga ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga Palembang sore tadi.

Wahyu, tetangga korban mengetahui korban Fachrudzacky Muhammad sampai ke Kota Palembang dari Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7, Kalianda-Lampung Selatan pada Sabtu (30/9/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.

“Setelah sampai Palembang, malamnya itu setahu saya, dia pergi sama temannya ke Kambang Iwak kak,” ucap Wahyu.

Kemudian pagi hari ini, lanjut Wahyu, korban kembali pergi jalan-jalan bersama temannya dengan mengendarai satu sepeda motor.

“Korban ini bonceng tiga, tiba-tiba kami dapat kabar dia meninggal dunia kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta. Dua temannya lain masih mendapatkan perawatan di rumah sakit,” terangnya.

Dari keterangan polisi, menurut Wahyu, tetangganya itu menabrak mobil truk yang sedang berhenti di jalan.

“Saya tidak tahu kak siapa yang bawa motor itu, cuma dapat kabar dia meninggal akibat kecelakaan menabrak truk. Korban ini sekolah di Pondok Gontor, kelas III D. Korban anak pertama dari Pak Agustoni dan Bu Elis,” tutupnya.

Suasana shalat ghaib di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7, Kalianda-Lampung Selatan, Minggu (1/10/2023).

Hendak ke Amanzi WaterPark

Terpisah, salah seorang Wali Santri Ibu Elly yang anaknya cukup dekat dengan korban menuturkan jika Fachrudzacky Muhammad pergi bermotor bersama dua rekannya hendak mengisi liburan ke Amanzi WaterPark yang berada di Komplek CitraGrand City Copacabana Lifestyle Center Blok D No.38, Jalan Bypass Alang-Alang Lebar No.KM12, Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang.

Saat itu, selain korban dan dua rekannya, ada dua teman korban mengendarai satu sepeda motor mengikuti kendaraan roda dua yang dinaiki korban.

Namun takdir berkata lain, sebelum sampai ke Amanzi WaterPark, sepeda motor korban menabrak buntut truk yang tengah parkir mengisi angin ban.

Sebelumnya, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Arham Sikakum menyebutkan peristiwa lakalantas maut itu terjadi saat kondisi jalan tengah lengang.

Iptu Arham Sikakum menyebut peristiwa laka lantas itu terjadi lantaran pengemudi sepeda motor Honda Beat BG-4698-AEP hilang kendali.

“Setiba di TKP lakalantas korban menabrak bagian belakang mobil dump truck colt diesel BG-8010-XA yang sedang berhenti di bahu jalan untuk menambah angin ban kendaraan,” tutup dia. (**)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts