Muaraenim, Sumselupdate.com – Rabu (3/7/2019) dini hari, alarm Ops Stelling berbunyi membuat prajurit di Batalyon Infanteri (Yonif) 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa (AYJP) langsung bersiaga.
Berbunyinya alarm tersebut bukan karena ada serang militer, namun merupakan bagian dari sidak yang dilakukan Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasiintel) Korem Letkol Inf Ikhsan. Pada sidak itu, juga dilakukan apel kesiapsiagaan guna pengecekan prajurit Yonif 141/AYJP.
Dalam pengarahannya, Kasi intel Korem 044/Gapo Letkol Inf Ikhsan yang didamping Kasilog Korem Letkol Hendro dan Pasiops Korem Mayor Inf Aris Barunawan menekankan, bahwa Yonif 141/AYJP merupakan Batalyon Satuan Tempur dibawah langsung Korem 044/Gapo yang merupakan Batalyon harus senantiasa selalu siap untuk menjalankan perintah dari Komando Atas.
“Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut satuan Yonif 141/AYJP diharuskan untuk siap bergerak, kapanpun dan dimanapun saat dibutuhkan, waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan seluruh pasukan adalah sekitar 15 menit, tentunya sebelumnya sudah ada pemberitahuan terlebih dahulu. Nantinya pejabat Korem 044/Gapo akan mencoba pelaksanaan Alarm tanpa adanya pemberitahuan tentu hasilnya akan berbeda,” tegas Kasi Intel.
Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Ikhsan juga menyampaikan bahwa peran pemimpin sangatlah penting. Seorang pemimpin,katanya harus menjadi contoh yang baik dan selalu memberikan semangat kepada anggotanya agar bisa menjaga kekompakan.
“Kegiatan alarm steling ini dilaksanakan agar seluruh prajurit Batalyon mengerti akan tugas pokoknya dan selalu profesional dalam menjalankan tugas,” katanya.
Kegiatan Alarm Ops Stelling yang dilakukan antara lain alarm pertama yaitu alarm steling dimana anggota mengambil posisi dengan bersenjata lengkap menunju pangar satuan dan melakukan steling sesuai tempat yang telah ditentukan. Hal tersebut diumpamakan apabila terjadi serangan musuh dari luar.
Selanjutnya alarm kedua yaitu kesiapsiagaan dimana seluruh personel dengan bersenjata lengkap dan ransel menuju garasi untuk naik ke kendaraan selanjutnya siap bergerak menunggu perintah dan alarm tiga yaitu apel luar biasa dimana pasukan melaksanakan apel luar biasa di lapangan apel. (azw)











