Jakarta, sumaelupdate.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana terus melakukan peremajaan dan transformasi terhadap bangunan tua milik BUMN.
Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mendukung penuh upaya Erick untuk menjaga dan merevitalisasi bangunan bersejarah tersebut.
Pasalnya, Erick sukses mengubah wajah baru Sarinah menjadi ikon baru bagi pusat UMKM nasional, dengan rencana Erick mempercantik Kota Tua sebagai pusat ekonomi budaya diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan perekonomian masyarakat sekitar.
“Saya rasa kebijakan yang perlu didukung, karena selama ini dikenal sebagai tempat wisata. Artinya peninggalan Belanda kota tua itu harus diremajakan dan di revitalisasi,” ujar Trubus, Kamis (30/6/2022).
Menurut Trubus, revitalisasi Kota Tua harus tetap berkoordinasi dengan dinas terkait, meski dilakukan peremajaan, supaya tetap menjaga keaslian dari bangunan serta mendapat sentuhan agar masyarakat tertarik berkunjung.
“Ini harus dikoordinasikan dengan dinas terkait karena itu peninggalan purbakala ada Dinas purbakala, Dinas Tata Lingkungan dan Dinas Tata Kota. Macam-macam dinas terkait harus koordinasi untuk ini,” katanya.
Yang kedua lanjut dia, kalau bisa dikembalikan sebagaimana aslinya, tapi jangan dibangun baru, tapi sesuatu yang asli dikembalikan ke bentuk semula dengan penataan perwajahan yang mungkin sudah harus Instagramable.
Dikatakan, dengan penataan Kota Tua yang lebih cantik, tingkat kunjungan masyarakat ke Kota Tua akan meningkat yang akan berefek juga terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Pengaruhnya terhadap UMKM ya jadi industri kecil, nanti harus ada penataan yang bagus, jadi bisa mendongkrak perekonomian. Mudah-mudahan begitu, kalau ditata keseluruhan nanti produk di situ bisa dijual di setiap sudut gedung. Dijual jenis-jenis handcraft atau jenis makanan kuliner, ” jelasnya.
Sebelumnya Erick Thohir berkomitmen memaksimalkan potensi Kota Tua Jakarta untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat. Erick bakal segera memperindah kawasan seluas 1,3 km persegi tersebut.
Selain menumbuhkan ekonomi, Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu bakal menjadikan Kota Tua sebagai wadah bagi para pegiat seni dan budaya di Tanah Air.
“Supaya kita mendorong ada alternatif ekonomi yang namanya pop culture atau ekonomi budaya yang bisa membuka lapangan kerja dan menjadi pertumbuhan ekonomi baru,” tutur Erick.
Dia juga ingin Kota Tua bisa kembali berjaya layaknya Gedung Sarinah yang sudah lebih dulu direnovasi.
Erick Thohir berharap Kota Tua mampu menjadi wadah bagi pelaku UMKM dan brand lokal untuk memasarkan produk.
“Wilayah ini bisa dimaksimalkan untuk tempat pembukaan UMKM dan Brand Lokal serta pertumbuhan lapangan pekerjaan seperti yang telah di bangun di Sarinah dan beberapa Kantor Pos yang dijadikan pos block,” ujar Erick Thohir. (duk)











