Muarabeliti, Sumselupdate.com – Setelah ditemukannya jasad Tohari, tim gabungan Polsek Megang Sakti, Danposramil, BPBD Kabupaten Mura dan dibantu warga berhasil menemukan mayat Dani (11), pelajar SD, warga Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti.
Kedua jasad korban ditemukan hanya selang beberapa jam, Selasa (2/5/2017). Pertama kali jasad Tohari ditemukan 300 meter dari lokasi kejadian sekitar pukul 16.30. Beberapa jam kemudian tepatnya pukul 19.00, giliran jenazah Dani ditemukan.
Kepala BPBD Mura, Faisol mengatakan, korban Dani ditemukan dengan posisi tertelungkup hanya berjarak sekitar tiga meter dari tempat ditemukannya korban Tohari.
“Ditemukan tiga meter dari korban Tohari,” timpalnya.
Pasca-ditemukan, korban Dani langsung dievakuasi dari lokasi penemuan.
Setelah kedua korban ditemukan, tim gabungan bersama warga menghentikan proses pencarian di lokasi kejadian.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemilik perahu bernama Tohari, warga Desa Trikarya Proyek Y, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Mura dan Dani (11), siswa SD yang tinggal di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti, Senin (1/5/2017), sekitar pukul 07.00, hanyut di Sungai Megang, Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti.
Keduanya hanyut setelah perahu yang ditumpanginya terbalik saat menyeberang sungai.
Sedangkan satu orang Novian Prasetyo (11), anak dari Tohari, selamat dalam kejadian tersebut.
Kapolres Mura, AKBP Hari Brata melalui Kapolsek Megang Sakti, Iptu Romli, kejadian berawal dari ketiganya berencana akan menemui kerabatnya di seberang Sungai Megang.
Ketiganya menyeberangi sungai tersebut dengan menaiki perahu yang diikat keseutas tali.
Tak lama berselang, perahu tersebut terbalik diterjang arus dan ketiganya hanyut dibawa air deras.
“Satu selamat (Novian Prasetyo) karena dapat berenang dan berpegangan ke kayu di pinggir sungai,” jelasnya.
Sedangkan dua orang lainnya hanyut diseret arus. (ain)











