Pagaralam, Sumselupdate.com – Belum adanya penjelasan dari pihak terkait soal status maupun keberadaan harimau gunung yang mengamuk hingga menewaskan seorang warga Kabupaten Lahat membuat masyarakat Kota Pagaralam dan sekitarnya, masih was-was dengan kondisi ini.
Parahnya lagi, kondisi ini oleh masyarakat malah banyak dikaitkan dengan penomena mistis dan klenik sehingga menghubungkan kemunculan harimau gunung ini kemarahan para leluhur yang mendiami puncak Gunung Dempo.
Seperti banyak video serta postingan yang kini beredar di dunia maya, misalnya pendapat dari paranormal maupun adanya warga yang kerasukan yang mengatakan bahwa amukan harimau ini akibat kesalahan yang dibuat warga pendatang maupun masyarakat sekitar lereng Gunung Dempo.
Sehingga para leluhur ini menjelma menjadi sosok harimau yang kemudian menampakkan diri bahkan mengamuk.
Boleh percaya atau tidak namun hal ini kini jadi perbincangan di tengah masyarakat di sekitar lereng Gunung Dempo, sehingga sebagian bahkan menyusulkan untuk melakukan semacam kenduri untuk meredam kemarahan para leluhur ini.
Faktanya adalah hingga kini harimau gunung yang telah menyebabkan korban jiwa ini masih belum diketahui keberadaanya lantaran tofografi wilayah sekitar gunung Dempo yang masih merupakan hutan dan perkebunan kopi.
Akibatnya keberadaan hewan buas ini menjadi sulit dilacak walaupun temuan jejak kaki hewan berbahaya ini terus dilaporkan warga. (ric)











