Palembang, Sumselupdate.com – Satu dari tiga pelaku perampokan bersenjata api (Senpi) babak belur dihajar setelah gagal melakukan aksi perampokan. Sialnya, motor pelaku juga habis dibakar massa. Kini tersangka diamankan di Polsek Sukarami.
Tersangka M Ali Usman (21) Warga Jalan KH Wahid Hasyim , Lr Terusan, Kertapati Palembang, Selasa (31/5) sekitar pukul 23.30 babak belur dihajar massa di Jalan Sukosari, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang setelah aksi perampokan yang dilakukannya bersama Ujang dan Iwan (keduanya buron), gagal.
Informasi yang dihimpun, kalau ketiga pelaku dengan menaiki sebuah sepeda motor Yamaha Vixion warna merah saat kejadian melihat korban melintas di lokasi kejadian.
Lalu, pelaku menghadang korban yang hendak lewat di lokasi kejadian, di mana pelaku Ujang saat itu sudah memegang senjata api pendek rakitan dengan enam peluru hendak merampok korban. Lalu korban yang melihat gelagat tidak baik lalu menabrak sepeda motornya ke sepeda motor pelaku sehingga ketiga pelaku terjatuh dari motornya.
Sedangkan korban langsung teriak minta tolong , lalu warga langsung datang dan membekuk tersangka M Ali Usman di mana sebelumnya tersangka M Ali Usman dihajar massa hingga babak belur. Sedangkan dua tersangka Ujang dan Iwan berhasil kabur.
Selain itu motor pelaku Yamaha Vixion langsung dibakar massa hingga tinggal kerangkanya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan senjata api pendek rakitan dengan enam peluru yang digunakan untuk merampok.
Tersangka M Ali Usman yang berprofesi sebagai penjual nangka sayur di Pasar Jakabaring mengaku kalau dia di ajak tersangka Ujang untuk merampok.
“Ujang datangi aku di Pasar Jakabaring, lalu kami bertiga naik motor Yamaha Vixion bonceng tiga kami lalu merampok, tapi gagal karena korban tabrak motor aku. Sedangkan Ujang dan Iwan berhasil kabur, aku yang tinggal di lokasi kejadian langsung digebuk massa,” kata bapak satu anak ini.
Kapolsek Sukarami Kompol Nurhadiansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Heri SH MH mengatakan kalau kini tersangka sudah diamankan di Polsek Sukarami guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Senpi dan amunisinya kita bawa ke Labfor untuk penelitian lebih lanjut,” katanya. (ery)











