Sepanjang Juli 2025, Hotspot Mencapai 898 Titik di Sumsel

Writer: - Kamis, 24 Juli 2025
Petugas berusaha memadamkan api dari titik karhutla di wilayah hukumnya. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel, jumlah hotspot sepanjang 1–22 Juli 2025 mencapai 898 titik, menjadikannya catatan bulanan tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman mengatakan, sepanjang Juli 2025 hotspot di Sumsel meningkat.

“Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang 2025, bahkan melampaui rekor Juli 2015 yang saat itu tercatat 656 titik,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, Kamis (23/7/2025).

Empat daerah menjadi penyumbang terbesar peningkatan hotspot tersebut, yakni Musi Banyuasin (Muba) 205 titik, Muratara 145 titik, Muaraenim 127 titik, dan Musi Rawas (Mura) 125 titik.

Sementara wilayah lain seperti Lahat mencatat 71 titik, PALI 57 titik, dan OKI 36 titik. Adapun dua wilayah, yakni Pagaralam dan Prabumulih, menjadi satu-satunya daerah yang nihil titik panas pada Juli ini.

“Kondisi ini memerlukan pemantauan ekstra dari Satgas Karhutla. Data hotspot digunakan sebagai dasar untuk inspeksi lapangan apabila titik panas bertahan cukup lama,” jelas Sudirman.

Berdasarkan data Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), trend peningkatan hotspot diperkirakan terus berlanjut hingga Oktober, dengan puncaknya diprediksi terjadi pada Agustus–September.

Untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Satgas Karhutla di tiap kabupaten dan kota terus melakukan patroli rutin serta mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts