Palembang, Sumselupdate.com – Pihak Balai Besar Jalan Nasional Wilayah I, terus mengupayakan perbaikan jalan untuk mencapai target penuntasan perbaikan pada bulan desember 2106, dan mempersiapkan perencanaan perbaikan dibeberapa wilayah untuk anggaran 2017.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Balai Jalan Nasional Wilayah I, Heru Setiawan, Rabu (7/12/2016) mengatakan hingga saat ini pihaknya masih bekerja untuk menuntaskan sejumlah pekerjaan, baik pengerjaan awal maupun perbaikan di sejumlah titik jalan nasional wilayah I.
Dijelaskannya, untuk jalan nasional wilayah I meliputi Lintas Timur dari perbatasan provinsi Jambi yakni km 235 sampai ke perbatasan provinsi Lampung km 171, sedangkan untuk di luar Betung, km 69 hingga ke Meranjat km 43 ditangani pihak Metro.
Menurutnya, pengerjaan selanjutnya yang sedang dilakukan yakni dari Betung sebagai penghubung lintas II yaitu Betung, Sekayu, Mangunjaya, Muara Beliti, Lubuk Linggau, hingga perbatasan dengan provinsi Bengkulu.
“Kondisi saat ini harus kita akui ada beberapa lokasi yang mengalami kerusakan akibat tergerus banjir atau karena kondisi hujan, dan itu akan segera kita ambil tindakan perbaikan,” katanya.
Lebih lanjut ia menyampaikan beberapa lokasi jalan yang saat ini mengalami kerusakan akibat banjir atau karena intensitas hujan yang berlebihan, lokasi tersebut terdiri dari Sekayu, Mangunjaya, hingga ke Musi Rawas, di lokasi kerusakan terjadi karena jalan terendam banjir.
“Lalu tempat lain yang juga mengalami kerusakan yakni, di Betung, Sungai Lilin, Peninggalan,” tambahnya.
Disampaikannya, faktor yang menyebabkan jalan menjadi rusak hingga harus diperbaiki, di antaranya karena tekstur jalan menurun yang disebabkan oleh banjir, lalu yang lain karena jalan dilalui kendaraan dengan tonase yang melebihi batas.
“Kalau jumlah penanganan perbaikan yang menjadi tanggungjawab wilayah I yakni 552 kilometer, nah sekarang sedang proses kontrak yang akan dikerjakan pada januari 2017 mendatang, secara kesulurahan jalan nasional yang rusak, baik barat maupun ringan mencapai 50 kilometer,” jelasnya. (adi)











