Sempat Putus Dihantam Arus Sungai, Perbaikan Jembatan Ayek Bayau Empat Lawang Dikebut

Pengerjaan Jembatan Air Bayau di perbatasan Desa Muara Danau dan Lubuk Tapang, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel terus dikebut, Senin (27/9/2021).

Laporan: Mutaqim Alparisi

Tebingtinggi, Sumselupdate.com Proses perbaikan Jembatan Air Bayau yang sempat putus akibat hantaman arus Sungai pada Sabtu (3/4/2021) silam, telah berlangsung selama kurang lebih dua pekan.

Read More

Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Muara Pinang dan Kecamatan Lintang Kanan ini sempat putus dan mengisolasi akses dua kecamatan yang letaknya cukup jauh dari pusat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang.

Saat itu meski sempat terisolasi, Kecamatan Lintang kanan dan Muara Pinang masih bisa melewati jalur alternatif lain. Di samping itu, Pemkab Empat Lawang telah membangun jembatan bailey sebagai akses sementara.

Pantauan di lapangan di lokasi tampak pekerja telah selesai melakukan pengecoran pondasi.

Beberapa alat berat juga terparkir di sekitar lokasi akan dibangunnya jembatan dengan panjang 35 meter dan lebar lima meter tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Empat Lawang, Eko Purwanto memperkirakan pembangunan Jembatan Air Bayau akan selesai akhir Desember 2021.

“Proses pengerjaan jembatan Air Bayau sudah berlangsung kurang lebih selama dua minggu, mungkin akhir tahun jembatan sudah bisa digunakan,” ujarnya, Senin (27/9/2021).

Eko mengatakan jembatan dengan sumber pembiayaan dari bantuan gubernur (bangub) tersebut merupakan jembatan jenis komposit gerder baja.

“Dikerjakan oleh CV Bumi Kita dengan nilai kontrak kurang lebih Rp10,5 miliar,” jelasnya.

Eko menambahkan selain Jembatan Air Bayau Muara Danau-Lubuk Tapang juga ada beberapa buah jembatan lainnya yang sedang ataupun baru akan dikerjakan di Kabupaten Empat Lawang.

“Total ada enam buah jembatan yang kita kerjakan sekarang dua di antaranya menggunakan dana bangub yakni Jembatan Air Bayau dan Lawang Agung-Bandar Agung Paiker, kemudian ada lagi jembatan Air Seguring, Desa Niur, Muara Aman, dan Selimang Talang Bengkulu,” tutupnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.