Palembang, Sumselupdate.com – Tiga bocah yang ditemukan di Pasar 16 Ilir Palembang dan mengaku diculik, ternyata tidaklah benar.
Rani (11), Apianto (7), dan Alin Saputra (10) merupakan warga Palembang kabur dari panti asuhannya, karena alasan tidak mau disuruh sekolah, Jumat (30/3/2018).
Saat berada di Pasar 16 Ilir, ketiganya kebingungan dan ada seorang ibu yang berinisiatif untuk membawanya ke kantor polisi.
Karena ia tidak mengetahui Polsek IT I Palembang, sehingga sang ibu tersebut membawa ketiga bocah itu ke Polsek IT II Palembang.
Setelah sempat ditanya, akhirnya mereka mengaku bila mereka kabur dari panti asuhan karena tidak mau disuruh sekolah.
Pihak Polsek IT II, menghubungi panti asuhan yang disebutkan mereka untuk menjemput ketiganya.
Kapolsek IT II Palembang Milwani menuturkan, ketiganya merupakan warga Palembang yang tinggal di salah satu panti asuhan yang ada di Palembang.
“Tidak benar mereka korban penculikan. Mereka mengaku kabur dari panti asuhan, karena tidak mau disuruh untuk sekolah,” ujarnya.
Memang, ketiganya ditemukan warga di Pasar 16 Ilir. Karena Warga tersebut tinggal di dekat Polsek IT II Palembang, sehingga ketiga bocah tersebut dibawa ke Polsek IT II Palembang.
“Saat diamankan di Polsek, anggota langsung menghubungi pihak panti. Ketiganya sudah di jemput dari pihak panti dan sudah dibawa pulang. Jadi perlu dijelaskan bila mereka ini bukan korban penculikan atau diajak seseorang, melainkan kabur dari panti asuhan,” pungkasnya. (tra)











