Selisih Paham, Edi Pengkang Habisi Nyawa Rekan Seprofesi

Ilustrasi Pembunuhan

Palembang, Sumselupdate.com – Gerak cepat Unit Reskrim Polsek IB II Palembang mengungkap tewasnya Muhammad Juanda (30) yang berprofesi sebagai tukang becak, pada Senin (30/7) malam cukup berhasil.

Dari aksi pembunuhan yang terjadi di Jalan Depatan Baru, Pasar Sekanak, Kelurahan 28 Ilir, Kecamatan IB II Palembang itu polisi mengamankan Edi Pengkang (49) dari rumah saudaranya di Karang Anyar, Kecamatan Gandus.

Bacaan Lainnya

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, rekan seprofesi korban tersebut digelandang ke Mapolsek IB II berikut barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau dan becak milik korban.

Kapolsek IB II Kompol Dwi Utomo membenarkan pihaknya berhasil mengamankan tersangka setelah melakukan olah TKP atas laporan yang diterima. “Saat dibawa ke rumah sakit, korban sempat pelakunya kepada petugas,” ujar Kompol Dwi didampingi Kanit Reskrim Ipda Hermasnsyah, Rabu (1/8/2018).

Dirinya menjelaskan, motif tersangka melakukan pembunuhan diduga karena dendam dan selisih paham yang mengatakan kalau tersangka belum menyetorkan uang setoran becak.

“Sebelum melakukan aksinya, korban dan tersangka lebih dulu menenggak minum keras jenis tuak, saat korban lengah tersangka langsung menusuk dada korban sebanyak 3 kali dengan sajam yang sudah disiapkannya,” ungkapnya.

Sementara itu tersangka Edi mengakui perbuatannya yang telah menusuk korban. “Saya memang pernah ribut dengannya dan dia pernah menuduh saya tak menyetor uang setoran becak kepada bos,” ujarnya. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.