Selang Satu Jam, Alviro Anak Harviadi Ditemukan di Gunung Megang

Proses jasad Alviro putra dari Harviadi yang ditemukan di Sungai Lematang, Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, Minggu (19/12/2021).

Laporan: Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com – Mayat Alviro (3) anak dari Harviadi (35), warga Dusun II, Desa Tanjung Raman, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang terjatuh dari atas jembatan gantung dan tenggelam di Sungai Lematang Kabupaten Muaraenim, akhirnya ikut juga ditemukan, Minggu (19/12/2021) sekitar pukul 14.45 WIB.

Read More

Penemuan jenazah Alviro, setelah satu jam sebelumnya jasad ayahnya Harviadi (35) ditemukan pada hari ini Minggu (19/12/2021) sekitar pukul 13.30 WIB.

Jenazah Alviro ditemukan warga Desa Penanggiran bernama Arif (50) yang melihat mayat korban mengapung di Sungai Lematang di Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang.

Ditemukannya jasad Alviro setelah Tim Rescue gabungan dan warga termasuk Arif sengaja menunggu di kawasan tersebut untuk melakukan pencarian terhadap mayat korban.

Proses jasad Alviro putra dari Harviadi yang ditemukan di Sungai Lematang, Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, Minggu (19/12/2021).

“Kita memang sudah menunggu di sini melakukan pencarian dan saat itu terlihat oleh Bapak Alif mayat korban melintas sekitar pukul 13.00 Wib terbawa derasnya arus air hingga kita melakukan pengejaran,” ungkap Ufito Candra Maros, Ketua FAJI Muaraenim yang juga ikut dalam relawan pencarian korban tenggelam kepada awak media, Minggu (19/12/2021).

Ditambahkannya, lantaran terlihat mayat korban terbawa hanyut dibawa arus air Sungai Lematang, mereka langsung melakukan pengejaran bersama warga menuju ke hilir sungai menggunakan petahu ketek hingga ke Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang.

“Kita melakukan pengejaran terhadap mayat korban dan berhasil kita evakuasi sekitar pukul 14.45 WIB di Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang yang kemudian kita bawa ke Makoramil Gunung Megang sebelum diserahkan ke pihak keluarga,” ujarnya.

Sebelumnya, Alviro bersama ayahnya Harviadi hendak pergi ke kebun. Ketika itu sepeda motor Harviadi melintas di atas jembatan gantung di Desa Tanjung Raman pada Jumat (17/12/2021), sekitar pukul 08.00 WIB untuk menuju kebun miliknya di seberang Sungai Lematang.

Nah, saat melintas di atas jembatan gantung itu, sepeda motor kedua korban terjatuh dan tenggelam di dalam Sungai Lematang. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.