Sekda Banyuasin Dorong Transformasi Digital dan Desa Mandiri untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Writer: - Sabtu, 2 Agustus 2025
Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim saat menerima audiensi dari PT. Jala Nusa Telematika, APJII, PT Satata Neka Tama dan PT Djaya Sampoerna Net di Hotel Alts Palembang, Kamis (31/7/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus mengakselerasi pembangunan digital melalui program Transformasi Digital dan Desa Digital Mandiri sebagai upaya nyata dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim saat menerima audiensi dari PT. Jala Nusa Telematika, APJII, PT Satata Neka Tama dan PT Djaya Sampoerna Net di Hotel Alts Palembang, Kamis (31/7/2025).

Read More

“Kami ingin memastikan bahwa transformasi digital ini tidak hanya menjadi wacana atau sekadar prasasti, tapi benar-benar menjadi karya nyata yang menyentuh masyarakat, mengatasi blank spot, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital,” tegas Erwin dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, saat ini masih terdapat 67 titik blank spot di wilayah Banyuasin yang membutuhkan perhatian dan kerja sama multi-stakeholder dalam menghadirkan infrastruktur dan layanan digital.

Tak hanya menargetkan konektivitas, program ini juga diarahkan untuk mendukung edukasi UMKM naik kelas, permodalan melalui Bumdes, serta memberdayakan siswa SMK agar dapat menciptakan lapangan kerja berbasis digital.

“Transformasi ini mencakup revitalisasi infrastruktur pasif telekomunikasi, pengembangan broadband, data center tepi (edge data center), hingga literasi digital untuk masyarakat,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kominfo Banyuasin, H Salni Pajar  turut hadir bersama Kepala Dinas PMD Rayan Nurdinsyah dan Kadisdikbud Aminuddin mendampingi Sekda dalam pertemuan tersebut.

Mewakili APJII, Muhammad Yunus menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh langkah Banyuasin menuju Smart Regency.

“Langkah ini adalah bentuk sinergi antara teknologi informasi, komunikasi, dan inovasi yang dapat meningkatkan pelayanan, mendorong partisipasi masyarakat, dan memperbesar potensi PAD melalui desa digital mandiri,” ujar Yunus.

Ia pun menambahkan pihaknya mendukung sepenuhnya. “Bersama Pemkab Banyuasin, kami ingin memastikan desa-desa tidak tertinggal, tapi justru menjadi motor penggerak ekonomi melalui digitalisasi,”  katanya.

Langkah transformasi ini diharapkan menjadi titik tolak percepatan Banyuasin dalam menyongsong masa depan berbasis teknologi, inklusif, dan berkelanjutan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts