Sejumlah Wilayah di Kota Muaraenim Dikepung Banjir, Bedeng PJKA Sudah 30 Tahun Tak Kunjung Selesai

Suasan Bnajir di Kota Muara

Muaraenim, Sumselupdate.com –Menjadi suatu kekhawatiran bagi warga yang tinggal di lingkungan Bedeng PJKA, RT 04, RW 03, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan, jika hujan turun lebih dari satu jam.

Pasalnya, di lingkungan itu akan teremdam air banjir lantaran saluran air sangat kecil dan tidak sepadan dengan debit air. Ditambah lagi saluran akhir dari pembuangan itu tidak jelas kemana muaranya.

Bacaan Lainnya

Banjir tidak hanya merendam 40 rumah dan satu mushala yang ditempati 40 kepala keluarga, namun  mengenangi ruas jalan Jenderal Sudirman sepanjang hampir 150 meter dengan ketinggian air 50 sentimeter hingga satu meter.

Tak pelak, ruas jalan yang semula terdiri dua jalur ini harus ditutup karena tidak bisa dilewati kendaraan roda empat apalagi kendaraan roda dua.

Taufik Firdaus, salah satu warga yang tinggal di sekitaran wilayah tersebut mengatakan, banjir sudah berlangsung 30 tahun lebih.

Menurut dia, persoalan ini  sudah berulang kali dilaporkan dan ditinjau oleh pihak terkait. Namun hingga  terjadi banjir pada Minggu (31/5/20), sekitar pukul 11.00 Wib, belum dilakukan tindakan atau dilakukan solusi penanggulangannya.

“Alasannya klasik yakni jalan ini jalan negara bukan jalan kabupaten dan Pemkab Muaraenim tidak mempunyai wewenang. Wewenangnya ada di pemerintah pusat, itu yang sering kita dengar, dan beberapa bulan yang lalu pernah ditinjau oleh pihak Dinas PUPR dan instansi terkait lainnya sampai sekarang pun belum ada kejelasannya,” cetus Taufik Firdaus.

“Pertanyaannya apa Bedeng PJKA, RT 04, RW 03, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan bukan bagian negara Indonesia, sehingga persoalan ini tidak kunjung selesai dan apakah sampai ganti pimpinan lagi tapi masalah ini tidak kunjung selesai. Jadi kami mohon tolong kepada pemerintah perhatikan masalah ini, carikan solusi dan jalan yang terbaik untuk kami agar  tidak mengalami banjir lagi,” harapnya.

Sementara itu, pada hari yang sama banjir juga melanda wilayah Kelurahan Pasar II, Muaraenim, Kelurahan Muaraenim, Desa Muara Lawai, wilayah Rumah Tumbuh, dan Pelita Sari serta Ayik Putih.

Camat Muaraenim dihubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan, pihaknya  akan mengkordinasikan perihal banjir tersebut dengan jajaran Dinas PUPR.

Dia mengimbau sebelum masalah ini dikoordinasikan agar warga melaksanakan gerakan gotong royong membersihkan saluran air di lingkungan banjir tersebut. (dan)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.