Palembang, Sumselupdate.com – Satu dari dua pelaku pengeroyokan terhadap korban Yolanda (41), diamankan unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang saat berada di rumahnya, pada Kamis (18/8/2022) sekitar pukul 19.30 WIB.
Pelaku bernama Hendrik Gular alias Dedek (30) warga Jalan Tangga Panjang, Kecamatan SU I Palembang.
Diketahui, aksi pengeroyokan terjadi di depan Apotek Sehat Segar, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, pada Selasa (16/8/2022) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, mengatakan bahwa pelaku ditangkap berdasarkan adanya laporan dari korban di Polrestabes Palembang perkara Pasal 170 KUHP.
“Korban membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang, berdasarkan laporan ini anggota unit Ranmor langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang pelakunya. Untuk proses lebih lanjut pelaku dibawa ke Mapolrestabes Palembang,” jelas Kompol Tri, ditemui diruang kerjanya, pada Jumat (19/8/2022).
Peristiwa pengeroyokan ini terjadi, lanjut Kompol Tri, berawal dari saksi Yasron (56) mengalami kecelakaan dengan pelaku bersama temannya Rusdi (DPO) di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian kedua pelaku tersebut berusaha kabur.
Namun ditegur oleh korban supaya tidak berlari, hingga pelaku tidak senang dan tetap kabur. “Beberapa menit kemudian keduanya dari keterangan pelaku Dedek ke anggota kita, mereka kembali ke TKP dan mendekati saksi Yasron,” bebernya.
Namun ketika ditengahi oleh korban, pelaku Dedek tidak senang dan memukul wajah korban sebanyak tiga kali, dan pelaku Rusdi (DPO) memukul wajah korban sebanyak satu kali, sebelum akhirnya kedua pelaku kabur setelah warga sekitar ramai mendekati kejadian tersebut.
“Selain mengamankan pelaku, anggota kita turut mengamankan barang bukti berupa satu helai baju berwarna abu-abu, satu helai celana pendek dan satu buah topi yang digunakan pelaku pada saat Pengeroyokan,” terangnya.
Sementara, pelaku Dedek sendiri mengakui perbuatannya sudah melakukan pengeroyokan. Di mana saat kejadian ia memukul korban tiga kali, serta temannya juga memukul korban. “Saya menyesal pak, khilaf emosi saat itu,” tutupnya singkat. (**)











