SatPol PP Mulai Lakukan Penertiban PKL di Kawasan Sungai Musi

Kamis, 25 Februari 2016
Satpol PP Lakukan Penertiban PKL di kawasan Pasar 16 Ilir dan Jalan AK Ghanie

Palembang, Sumselupdate.com – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggelar dagangannya di pinggiran Sungai Musi dan badan jalan Rumah Sakit dr AK Gani Palembang membuat Sat Pol PP Kota Palembang gerah dan mulai melakukan penertiban, Kamis(25/2).

Ratusan Personel Polisi Pamong Praja menyisir pinggiran Sungai Musi  di seputaran Pasar 16 ilir. Para PKL pun langsung berkemas agar barang-barang dagangan mereka tidak disita begitu juga PKL RS dr Ak Gani.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Operasional dan Penertiban Sat Pol PP Kota Palembang, Hendra mengatakan, penertiban pedagang kaki lima yang melangar akan terus dilakukan penertiban guna mendukung upaya pemerintah kota Palembang dalam mempersiapakan Asian Games.

“PKL ini menggunakan fasilitas umum untuk berdagang. Jelas-jelas menganggu pengguna jalan apa lagi Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games,” ungkap Hendra.

Ia menjelaskan, penertiban PKL ini akan rutin digelar terutama di kawasan BKB pasar 16 yang melangar Perda

Ia berharap dukungan dan peran aktif masyarakat dalam melaporkan jika melihat ada pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi terlarang, hal ini perlu mengingat Kota Palembang tahun 2018 akan menjadi tuan rumah Asian Games untuk itulah Kota Palembang perlu bersih, tertib, dan indah.

“Kami akan lakukan penertiban secara rutin, sebelumnya pun kita telah penertiban dari kawasan Demang Lebar Daun sampai sepanjang jalan Sudirman dan sakarng  BKB Pasar 16 dan sepanjang Jalan dr AK Gani,” katanya

Selain itu, sambungnya, bukan hanya melakukan penertiban di pagi dan siang hari, pihaknya pun melakukan patroli rutin pada malam hari untuk menertibkan pedagang yang masih melanggar aturan

“Kalau mereka ada rasa memiliki kan pasti ada keinginan untuk ikut menjaga kerapian dan juga kebersihan, bukannya malah merusak estetika dengan berjualan di pinggir jalan,” tuturnya.

Ditambahkanya,  semua pedagang yang terkena penertiban ini, ada yang dikenakan sanksi berupa denda dan juga ada yang hanya dilakukan peringatan.

“Penertiban akan ditingkatkan intensitasnya menjelang Asian Games,” pungkasnya. (fzn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.