Palembang, Sumselupdate.com – Wali Kota Palembang Ratu Dewa langsung memberikan sejumlah target kepada Sariansyah Ismail yang baru dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang.
Sariansyah yang sebelumnya menjabat Camat Alang-Alang Lebar resmi dilantik bersama 80 pejabat lainnya dalam prosesi pelantikan di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik, Senin (24/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa menegaskan bahwa promosi dan mutasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan amanah untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Khusus kepada Kepala Dishub Palembang yang baru, Ratu Dewa meminta Sariansyah segera melakukan konsolidasi internal dan bergerak cepat menyelesaikan sejumlah persoalan transportasi perkotaan.
“Ini amanah berat yang harus dipikul. Penekanan khusus kepada Dishub yang baru, setelah dilantik langsung konsolidasi internal,” kata Ratu Dewa.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah penerangan jalan umum (PJU). Ratu Dewa menilai keberadaan PJU tidak semata-mata berkaitan dengan estetika kota, tetapi menyangkut keselamatan dan keamanan masyarakat.
Menurutnya, ruas jalan yang gelap dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus membuka peluang terjadinya tindak kriminal.
“Jalanan gelap bukan estetika, tapi nyawa. Sudut gelap potensi kejahatan, kecelakaan yang taruhannya nyawa,” ujarnya.
Karena itu, Ratu Dewa memberikan target kepada Sariansyah agar dalam 30 hari pertama setelah menjabat, kondisi PJU di Kota Palembang dapat dibenahi secara signifikan.
“30 hari pertama PJU yang ada setidaknya harus hidup semua. Saya minta ini benar-benar ada progres dalam 30 hari ke depan,” tegasnya.
Target Kemacetan Turun 40 Persen
Selain persoalan PJU, kemacetan menjadi pekerjaan rumah lain yang harus segera ditangani Dishub Palembang.
Ratu Dewa menilai penanganan kemacetan selama dua tahun terakhir belum menunjukkan progres yang memuaskan. Menurutnya, kemacetan harus diatasi melalui manajemen lalu lintas yang lebih efektif.
“Macet ini bukan takdir, tapi kegagalan manajemen. UPT dimaksimalkan. Ini tantangan untuk dapat diselesaikan,” katanya.
Ia pun memberikan target lebih besar kepada Dishub Palembang, yakni menekan tingkat kemacetan hingga 40 persen dalam waktu 90 hari.
“Dalam 90 hari setidaknya mengurangi kemacetan 40 persen. Saya minta laporkan ini setiap minggu,” ujar Ratu Dewa.
Ratu Dewa juga meminta Sariansyah tidak hanya menerima laporan dari jajaran di bawahnya. Ia meminta kepala Dishub turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi lalu lintas dan kinerja petugas.
Bahkan, ia meminta dilakukan pengecekan secara langsung dan tidak terjadwal guna memastikan petugas benar-benar menjalankan tugas di lapangan.
“Pastikan benar-benar staf ini ada bertugas di lapangan. Kalau tidak nurut atau suka berbohong, pecat atau mutasi saja,” tegasnya.
Parkir Liar Jadi Perhatian
Persoalan parkir liar juga menjadi sorotan Ratu Dewa. Ia menyebut praktik parkir di bahu jalan masih ditemukan, terutama di sekitar pusat perbelanjaan dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.











