Palembang, Sumselupdate.com – Akhirnya Bupati Banyuasin H Askolani resmi mempersunting dr Sri Fitriyanti sebagai pendamping hidupnya. Pernikahan digelar di kediaman mempelai wanita di Jalan Macan Kumbang 1, Nomor 32 A, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Jumat (28/6/2019).
Prosesi akad nikah ini berlangsung sangat khidmat dengan banyaknya tamu undangan baik dari keluarga, rekanan serta pejabat pemerintahan.
Turut hadir di momen bahagia ini Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru yang juga sekaligus menjadi salah satu saksi dari pernikahan tersebut.
“Saya haru tapi saya juga gembira melihat kebahagiaan Pak Askolani yang sudah resmi menikahi bu dr Sri Fitriyanti, doa pendek tapi artinya panjang mudah-mudahan mereka menjadi keluarga sakinah mawaddah warohmah,” ucap Gubernur Sumsel H Herman Deru usai prosesi akad nikah.
Acara sendiri berlangsung dengan adat Palembang, di mana Askolani menggunakan pakaian adat beserta tanjak dengan warna merah disertai aksen warna gold yang membuat kesan mewah dan gagah.
Sebelum prosesi akad nikah, saat sampai di tempat acara, Askolani beserta rombongan keluarga diarak dengan tabuhan rebana serta aksi pencak silat pemuda sebelum memasuki rumah tempat akan berlangsungnya akad nikah.
Namun sebelum acara akad nikah dilaksanakan, sekitar pukul 10.00 diadakan pembacaan surah yasin bersama di areal pemakaman almarhumah Hj Heryati binti HM Saari Said, di Jalan Camat Sukajadi, kediaman pribadi Bupati H Askolani.
Acara ini sebagai bentuk penghormatan dan mendoakan almarhumah dan sekaligus bentuk permintaan izin H Askolani terhadap almarhumah istri tercinta.
Sri Fitriyanti ini merupakan perempuan asal Desa Rantau Kasih, Kabupaten Banyuasin yang merupakan putri dari pasangan Drs H Nurwahid dan Hj Maizoh.
Keduanya akan melangsungkan resepsi penikahan pada 30 Juni di Wyndham Hotel Jakabaring Palembang dan pada 6 Juli ngunduh mantu di Rumah Dinas Bupati Banyuasin.
Diketahui Fitri merupakan salah seorang dokter yang sudah sejak lama bertugas di Puskesmas Kecamatan Muara Telang, Banyuasin.
Hubungan keduanya berawal dari chattingan via messenger setelah bertemu lagi dengan Fitri di acara rakor di Puskesmas tempat Fitri bertugas. Kemudian dikenalkan oleh orangtua bahwa anaknya yang dulu Fitri ada di sana.
Sebelumnya, mendiang istri pertama Askolani, Hj Heryati tutup usia usai mendapat perawatan medis di RS Siloam Palembang, pada 18 Oktober 2018 setelah berjuang melawan penyakit kanker yang diderita sejak satu tahun terakhir.
Heryati sempat menjalani perawatan tim medis selama satu pekan di rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan nafas terakhir. (syd)











