Safari Jumat di Desa Segayam, Camat Gelumbang Tinjau Ternak Ikan yang Merugi Lebih Rp1 Miliar

Jumat, 12 Maret 2021
Tambak ikan milik Kelompok Tani Sumber Rizki di Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumsel, hancur akibat Sungai Kelekar meluap, Jumat (12/3/2021).

Laporan: Syahrial Hadi

Muaraenim, Sumselupdate.com – Camat Gelumbang H Restu Joni Karla, SSos, MSi beserta rombongan kembali melanjutkan program Safari Jumat. Kali ini di Masjid Nurul Iman Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatra Selatan.

Read More

Dalam Safari Shalat Jumat kali ini, Camat Gelumbang H Restu Joni Karla, SSos, MSi bersama Danramil 404-01/Gelumbang, Kapten Arh Mardin, SE, Babinsa Koramil 404-01/Gelumbang, dan dinas instansi staf Kecamatan Gelumbang.

Tambak ikan milik Kelompok Tani Sumber Rizki di Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumsel, hancur akibat Sungai Kelekar meluap, Jumat (12/3/2021).

Setelah melakukan Shalat Jumat, Camat Gelumbang serta rombongan meninjau lokasi tambak ikan milik Kelompok Tani Sumber Rizki.

Dalam kunjungan tersebut terungkap jika usaha ternak ikan itu merugi hingga Rp1 miliar akibat curah hujan tinggi sehingga 17 tambak ikan hancur dan hanyut akibat diterjang air.

Kepala Desa Segayam, Amirudin mengatakan, ternak ikan milik Kelompok Tani Sumber Rizki dimulai dari tahun 2003.

Tambak ikan ini berada di bantaran Sungai Kelekar, sampai sekarang terus berkembang. Namun beberapa hari lalu tambak-tambak ini hancur porak poranda akibat diterjang air sehingga ratusan ton ikan toman, patin, gabus, nila, dan lele lepas.

Camat Gelumbang H Restu Joni Karla, SSos, MSi beserta rombongan melakukan program Safari Jumat.

Menurut kades, para kelompok tani tidak menyangka kalau akan terjadi seperti ini. Sebab sejak berdiri 18 tahun silam, belum pernah Sungai Kelekar meluap.

“Peternak ikan rugi, padahal ikan-ikan ini sudah mau panen, kerugian pun ditaksir mencapai satu miliar,” katanya.

Camat Gelumbang H Restu Joni Karla, SSos, MSi mengaku ikut prihattin apa yang menimpa usaha ternak ikan dari kelompok tani Sumber Rizki.

Camat Gelumbang H Restu Joni Karla, SSos, MSi beserta rombongan melakukan program Safari Jumat.

“Kelompok tani ini bisa dikatakan berhasil dalam beternak ikan. Namun sekarang mereka sangat merugi. Bahkan 17 tambak rusak. Padahal satu tambak ikan bisa menimbulkan keuntungan Rp500 juta-Rp800 juta,” ucapnya.

Atas kejadian ini menurut Restu Joni Karla, pihaknya akan menindaklanjuti ke Dinas Perikanan Kabupaten Muaraenim, untuk mencarikan solusi dari persoalan kelompok tani ini. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts