Sadis, Polisi Ditusuk Pemalak di Macan Lindungan

Rabu, 18 Desember 2019
Aiptu Eko Rinaldi (43) saat mendapatkan perawatan.

Palembang, Sumselupdate.com – Aksi pelaku kejahatan jalanan di Kota Palembang tergolong sadis bahkan seorang polisi ditusuk pemalak di Simpang Empat Macan Lindungan, Kecamatan IB I yang tepergok sedang beraksi, Selasa (17/12).

Polisi yang menjadi korban itu bernama Aiptu Eko Rinaldi (43) menderita luka tusuk pada bagian dada. Memang kawasan Macan lindungan merupakan daerah incaran polisi menjadi lokasi gerombolan pemalak yang mengincar sopir-sopir truk yang lewat.

Read More

Alhasil, Aiptu Eko bertugas di Unit Reskrim Polsek IB I Palembang tersebut harus mendapat perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang.

Berdasarkan data diperoleh kejadian berawal saat korban bersama rekannya sedang melakukan patroli melintas di lokasi kejadian melihat dua pelaku yang teridentifikasi berinisial AH dan RI memanjat bagian pintu truk yang menjadi sasaran kejahatan.

Saat itu korban sempat mengamankan pelaku berinisial RI, namun ketika hendak dibawa untuk diamankan, tiba-tiba RI berbalik dan menusuk dan tepat mengenai dada kiri korban, hingga membuat pelaku terlepas dan berhasil melarikan diri.

Atas luka tusuk yang dialaminya, Aiptu Eko langsung dilarikan ke RSI Siti Khodijah untuk mendapatkan pertolongan pertama dan kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang untuk mendapatkan tindakan selanjutnya.

Sedangkan pelaku AH, rekan dari RI dapat diamankan anggota Polsek IB I yang juga berada di lokasi kejadian dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiadji membenarkan kejadian tersebut dan saat ini korban masih menjalani perawatan, sedangkan terduga pelaku penusukan sedang dalam pengejaran petugas.

“Yang menjadi atensi saya hari ini ada polisi mengalami luka tusuk akibat perkelahian dengan pelaku kejahatan,” kata Anom ditemui usai serah terima jabatan Kapolrestabes Palembang, Rabu (18/12/2019).

Menurut mantan Dirintelkam Polda Kalimantan Utara ini, kejadian-kejadian seperti itu ke depan tidak boleh lagi terjadi. “Karena polisi adalah bagian dari instrumen penegakan hukum, maka ketika hukum dilecehkan, itu yang akan kita tegakkan, apapun resikonya,” tegas Anom. (mol)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts