Sadis! Istri Polisi Mutilasi Bayi Sendiri

Senin, 3 Oktober 2016
Lokasi mutilasi (detik.com)

Jakarta, Sumselupdate.com – Seorang ibu, Mutmainah (28) tega membunuh bayinya sendiri. Sadisnya lagi, ia memutilasi buah hatinya, Arjuna (1). Bahkan yang sulit dipercaya lagi, ia merupakan istri dari seorang polisi.

Peristiwa berdarah tersebut menggegerkan permukiman di Gang Jaya 24, Tegal Alur, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu 2 Oktober 2016 sekitar pukul 20.00 WIB.

Suaminya, Aipda Deni, saat itu baru pulang dari bekerja. Dia pun tidak bisa masuk ke dalam rumahnya yang tertutup dan terkunci. Dia yang mendengar teriakan kencang putri sulungnya dari dalam rumah lalu mendobrak pintu.

Aipda Deni pun lalu berteriak histeris saat menemukan Arjuna tewas dan putri pertamanya terluka. Dia berlari ke luar rumah mencari pertolongan untuk putrinya. Teriakan histerisnya memecah keheningan malam. Para tetangga berdatangan ke rumah Aipda Deni.

Tidak hanya memutilasi bayinya, Mutmainah juga melukai putri pertamanya yang masih berusia 2 tahun.

Warga kaget bukan kepalang saat menemukan piring di lantai yang berisi potongan tubuh bayi. Sementara Mutmainah mematung dalam kondisi tanpa busana di sudut ranjang usai memutilasi.

Warga bergegas melaporkan Mutmainah ke polisi. Ibu dua anak ini cuma diam dan menggeleng-gelengkan kepala saat diamankan polisi. Mutmainah dibawa ke RS Kramat Jati dan diduga depresi. Sedangkan jasad Arjuna dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diautopsi.

Polisi masih menyelidiki kasus ini. Apakah Mutmainah juga hendak memutilasi anak pertamanya? “Belum tahu. Masih diselidiki. Pelaku sendiri belum bisa diajak komunikasi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono seperti dilansir dari detikcom, Senin (3/10).

“Anak perempuannya yang berusia 2 tahun mengalami luka di telinganya, tetapi tidak serius lukanya,” ujarnya lagi.

Polisi saat ini masih memeriksa kondisi psikologi Mutmainah di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sebelum terjadi peristiwa tragis itu, istri Aipda Deni itu terlihat depresi dan sering berbicara sendiri. “Menurut suaminya, istrinya ini lebih pendiam selama satu minggu ini dan kadang bicara sendiri, seperti depresi,” ujar Awi Setiyono.

Deni sendiri tidak pernah menyangka istrinya akan melakukan perbuatan setega itu terhadap buah hatinya. Terlebih, Deni pun tidak pernah melihat ada hal-hal aneh yang dilakukan oleh istrinya itu.

“Tetapi pernah suatu saat, istrinya ini seperti ketakutan, pernah negur suaminya “kamu enggak takut saya? Kamu enggak takut saya? Tapi suaminya tidak berpikir istrinya depresi,” jelasnya. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts