Ruko Tua Empat Lantai Ambruk, Bikin Geger Warga Palembang

Writer: - Minggu, 14 April 2024
Ruko Tua Empat Lantai Ambruk, Bikin Geger Warga Palembang
Ruko Tua Empat Lantai Ambruk, Bikin Geger Warga Palembang

Palembang, Sumselupdate.com — Sebuah ruko empat lantai dalam kondisi kosong yang berada dekat dengan Pasar Modern Megaria Bandung ambruk, Minggu (15/04/2024) sekitar pukul 11:45 WIB.

Bangunan yang terletak di lorong buntu yang ada di Jalan Kepandean nomor 01, Kelurahan 18 Ilir kecamatan Ilir Timur 1 Palembang ambruk menimpa satu rumah tua yang ada di sampingnya.

Read More

Untungnya  insiden itu tidak menimbulkan korban. Namun runtuhnya bangunan itu sempat menggegerkan warga sekitar tak terkecuali pengunjung Pasar Modern Megaria Bandung yang berjarak tak kurang 100 meter dari TKP.

Tak terkecuali bangun ruko dari toko cabang milik idaman yang berada di sampingnya juga terkena imbasnya.

Pantauan TKP, terlihat dua lantai dari bawah ruko tersebut sudah rata dengan tanah, sementara dua lantai lainnya masih tergantung pada bangunan ruko yang ada disamping kanannya.

Naasnya rumah tua yang dihuni Ali (55) yang berada persis di sebelah kiri ruko tersebut terkena imbas dari runtuhnya ruko empat lantai itu.

“Memang sebelum roboh tadi sempat beberapa ada runtuhan yang jatuh, jadi kami yang ada di dalam rumah keluar, dan tak lama ruko itu roboh dan timpa rumah kami,” ucap Ali (55) pemilik rumah yang dihuni tiga orang.

Terlihat sebagian rumahnya mulai dari kamar hingga ke dapur, tertimpa runtuhan dari ruko yang ambruk tersebut.

Belakangan diketahui ruko tersebut sudah lama kosong tak dipakai oleh pemiliknya yakni Gunawan Candra, yang dulu sempat dipakai menjadi gudang barang barang plastik dan kertas.

Namun pasca kosong, ruko tersebut rupanya telah disita oleh pihak Bank yang disebut Ali (73) milik Bank UOB.

“Sudah lama kami minta dirobohkan karena sejak beberapa tahun lalu sudah ada retakan besar pada bagian lantai atasnya,” ucap anak dari Ali yakni Maiya (31) yang saat kejadian juga berada di TKP.

Kata Maiya (31), bangunan tersebut memang sudah direncakan untuk dirobohkan. Namun belum juga dilaksanakan lantaran belum ada titik terang ganti rugi sebab diperdiksi pembongkaran ruko itu akan mengenai rumah yang dihuninya.

“Pemborongnya sudah sempat kesini, dan bilang pembongkaran ini pasti mengenai rumah kami, jadi selama pelaksanaan akan mendapat kompensasi, tapi nilainya belum disepakati,” ucap dia.

Disebut juga, pemerintah setempat sudah lama mengetahui bangunan ruko tersebut terancam ambruk.

“Bahkan Satpol-PP kota juga sudah datang kesini,” ucap Maiya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts