Patung di Depan RS Di-‘Bully’ Ribuan Netizen, Manajemen RSUD Baturaja Gerah

Patung RSUD Ibnu Sutowo

Baturaja, Sumselupdate.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja Kabupaten OKU gerah lantaran banyaknya komentar negatif terkait patung seorang ibu menyusui di depan RSUD tersebut, yang tak mirip seorang perempuan.

Nah, hal itu menjadi guyonan di media sosial khususnya Facebook, beberapa hari belakangan ini. Memang sekilas patung tersebut biasa saja, menampakkan pasangan suami istri dan seorang anak yang sedang menyusu kepada ibunya.

Bacaan Lainnya

Namun, saat akun Facebook Khairul Suyanto mengunggah foto patung tersebut, ternyata ramai  di-bully oleh netizen.

Lantaran dirasa cukup mengganggu terkait perbincangan tafsiran patung tersebut, Direktur RSUD Ibnu Sutowo Baturaja dr Rynna akhirnya angkat bicara melalui rilis yang disiarkannya di Facebook.

Bahkan di siarannya itu, pihaknya menuding ada pihak yang ingin mengarahkan opini negatif pada objek patung tersebut.

Begini penjelasannya di bagian akhir, “Bahwa membuat replika manusia berupa patung tentunya membutuhkan keahlian dan seni yang tinggi. Sehingga mungkin saja pada objek patung di RSUD Ibnu Sutowo tersebut masih terdapat kekurangan di salah satu bagiannya. 

Hal tersebutlah yang menjadi salah satu alasan bagi pihak yang ingin mengambil kesempatan untuk mengarahkan opini masyarakat menjadi negatif terhadap objek patung tersebut.

Patung yang dibangun tahun 1996 tersebut terdiri dari tiga objek, itu berkenaan dengan simbol bahwa RSUD Ibnu Sutowo adalah rumah sakit yang melaksanakan program Pemerintah yaitu Rumah Sakit Sayang Ibu (RSSI). Bahkan di tahun itu RSUD Ibnu Sutowo mendapat penghargaan dari WHO dan UNICEF atas keberhasilan melaksanakan program Pemerintah tersebut,” begitu tulis Rynna.

“Kalau mengarah ke sesuatu yg menggiring opini negatif maka kami berhak untuk membela, ingat tutur bahasa cerminan diri,” tulis Rynna di salah satu berita media online lainnya.

Selain di media sosial Facebook, patung tersebut juga mendapat atensi dari pengguna instagram. Salah satunya, akun @NgakakKocak misalnya. Sebuah akun di instagram yang berisikan kumpulan kiriman foto lucu, foto aneh, meme lucu hingga video lucu, yang terupdate dan kekinian.

Saat ini, akun @NgakakKocak diikuti oleh 5,5 juta pengguna instagram dari seantero nusantara. Untuk kiriman kumpulan segala macam hal yang berbau lucu dan aneh telah mencapai 42 ribu, termasuk satu di antaranya adalah patung berwujud manusia yang berada di halaman depan bagian timur RS Ibnu Sutowo tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, terdata sudah 14.695 pengguna instagram yang mengomentari foto patung tersebut.

“Huhuhu menyedihkan syekali dirimu,” tulis akun @Thiarezkyhedriani.

“Sayang bgt ya, pesan moral Yg bagus ttg menyusui dan melibatkan ayahnya disitu sbg pendamping n supporting jadi rusak karena cet,” demikian akun @fatma_yu_ku menulis.

Dan masih banyak lagi komentar, baik yang bernada mentertawakan, geli, hingga komentar yang memberikan penjelasan saran dan pendapat terhadap patung itu.

Sementara di Facebook lainnya, masuknya patung RSUD Ibnu Sutowo juga dikabarkan facebooker Dayad Bae.

“Nah…nah, Ngapo laju panjang urusannyo Ni?? Sampe di Instagram la jadi buah bibir pulo…#bakal dibongkar caknyo Ni,” tulis Dayad di atas foto patung yang di-capture-nya dari Instagram.

Sebelumnya, patung tersebut jadi buah bibir di dunia maya Facebook setelah diposting oleh akun facebook Khairul Suyanto. Ia mempunyai pandangan berbeda lantaran itu tadi, patung wanita menyusui itu lebih mirip pria dibanding wanita.

Imbasnya, netizen mempunyai tafsiran yang nyaris sama kendati selama bertahun-tahun ini tidak ada yang menganggap patung itu sebuah hal yang heboh.

Bahkan tafsiran netizen jauh melenceng dari pesan yang ingin disampaikan pada patung ibu menyusui bersama suaminya yang sedang duduk di atas batu di Rumah Sakit plat merah setempat. Ini karena, patung itu dirasa lebih mirip laki-laki dan dianggap pasangan LGBT. (yan)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.