Rotasi Bumi Berputar Lebih Cepat, Hari di Bulan Juli dan Agustus 2025 Diprediksi Lebih Pendek

Writer: - Senin, 30 Juni 2025
Ilustrasi perputaran bumi. (iStockphoto/Robin_Hoood)

Lalu pada 22 Juli diprediksi akan lebih pendek 1,38 milidetik, dan 5 Agustus diprediksi akan lebih pendek 1,5 milidetik dari hari biasanya.

Meskipun Bulan dianggap bertanggung jawab atas perlambatan jangka panjang rotasi Bumi, ia juga dapat menjadi penyebab percepatan.

Read More

Semakin dekat Bulan dengan ekuator Bumi, semakin besar hambatan yang dimilikinya terhadap Bumi. Hari-hari ini diprediksi menjadi hari-hari terpendek dalam setahun karena Bulan berada pada jarak maksimumnya dari ekuator Bumi.

Hari-hari yang lebih pendek ini dapat diprediksi oleh para astronom, tetapi trennya agak tidak terduga.Sejak 1972, telah ada 27 detik kabisat yang ditambahkan untuk memperhitungkan penurunan laju rotasi Bumi.

Namun sejak 2016, tidak ada satu detik kabisat pun yang diperlukan, dan IERS telah mengonfirmasi tidak akan ada detik kabisat yang ditambahkan tahun ini pada Juni.

Tidak seorang pun sepenuhnya yakin mengapa tren rotasi Bumi yang lebih lambat tampaknya telah berbalik dalam beberapa tahun terakhir.

“Kurangnya kebutuhan akan detik kabisat ini tidak diprediksi. Asumsinya adalah Bumi akan terus melambat dan detik kabisat akan terus dibutuhkan. Jadi, efek ini, hasil ini, sangat mengejutkan,” kata Judah Levine, fisikawan di divisi waktu dan frekuensi National Institute of Standards and Technology, kepada Discover Magazine pada 2021.

“Kurangnya kebutuhan akan detik kabisat ini tidak diprediksi. Asumsinya adalah Bumi akan terus melambat dan detik kabisat akan terus dibutuhkan. Jadi, efek ini, hasil ini, sangat mengejutkan,” kata Judah Levine, fisikawan di divisi waktu dan frekuensi National Institute of Standards and Technology, kepada Discover Magazine pada 2021.

“Tidak ada yang menduga hal ini. Penyebab percepatan ini tidak dijelaskan,” kata Leonid Zotov, pakar rotasi Bumi di Moscow State University.

“Sebagian besar ilmuwan meyakini bahwa itu adalah sesuatu di dalam Bumi. Model samudra dan atmosfer tidak dapat menjelaskan percepatan besar ini,” imbuhnya.

Faktor lain yang dapat memengaruhi rotasi Bumi adalah gempa bumi. Pada Maret 2011, gempa berkekuatan magnitudo 9,0 terjadi di lepas pantai timur Jepang,menggeser poros Bumi, dan memperpendek hari-hari di Bumi.

Gempa tersebut, yang merupakan gempa terkuat yang pernah tercatat di negara tersebut, menggeser poros bumi sekitar 17 cm, dan mungkin telah menggeser pulau utama sekitar 2,4 meter. Seperti gempa bumi besar lainnya, gempa bumi ini juga mengubah kecepatan rotasi Bumi.

“Gempa bumi dapat mengubah rotasi Bumi dengan mengatur ulang massa Bumi. Inilah yang dilakukan pemain seluncur es yang berputar untuk membuat dirinya berputar lebih cepat. Dia menggerakkan lengannya lebih dekat ke tubuhnya, dia menggerakkan massanya lebih dekat ke sumbu tempat dia berputar. Dan gempa bumi melakukan hal yang sama,” kata Dr. Richard Gross dari NASA Jet Propulsion Laboratory.

“Gempa bumi ini pasti telah menggerakkan massa rata-rata sedikit lebih dekat ke sumbu rotasi Bumi sehingga membuat Bumi berputar lebih cepat dan panjang hari sedikit lebih pendek,” jelasnya.

Dengan melihat model distribusi massa Bumi sebelum gempa dan menggunakan estimasi bagaimana patahan bergeser selama gempa bumi, Gross mampu mengetahui bagaimana distribusi massa berubah.

“Lalu, dengan kekekalan momentum sudut, jika saya tahu bagaimana massa Bumi diatur ulang, maka saya tahu bagaimana rotasi Bumi pasti berubah,” kata Gross.

Secara keseluruhan, gempa bumi tersebut mempercepat rotasi Bumi sekitar 1,8 mikrodetik. Gempa bumi di Aceh, pada 2004, sebagai perbandingan, mempercepat hari Bumi sekitar2,68 mikrodetik. IERS akan terus memantau rotasi Bumi, dan akan dapat mengonfirmasi seberapa pendek hari-hari di Juli dan Agustus tahun ini, dan apakah Bumi bakal memiliki rekor baru di tangan kita.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts