Palembang, Sumselupdate.com – Sedikitnya 7.000 lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kota Palembang dilaporkan dalam kondisi mati.
Setiap hari, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang menerima 80 hingga 100 laporan lampu jalan padam dari berbagai wilayah.
Kepala Dishub Kota Palembang, Agus Supriyanto, mengatakan pihaknya hanya mampu memperbaiki sekitar 30 hingga 40 titik per hari karena tingginya jumlah laporan yang masuk.
“Laporan menumpuk 80 sampai 100 per hari. Perbaikan yang bisa kami lakukan sekitar 30 hingga 40 titik,” ujar Agus.
Lampu jalan yang mati tidak hanya berada di bawah jalur Light Rail Transit (LRT), akan tetapi juga di sejumlah ruas utama seperti Jalan Basuki Rahmat, Jalan Jenderal Sudirman dari Sekip hingga Gereja Santo Yoseph, serta wilayah Seberang Ulu, Sako, Kalidoni, dan kawasan pinggiran kota.
Keluhan warga juga muncul terkait kondisi gelap di sepanjang Jalan Kolonel Burlian, terutama di bawah jalur LRT.
“Malam ini sepanjang jalur LRT di Jalan Kolonel Burlian dekat Punti Kayu gelap gulita. Sepertinya ini sudah malam ketiga,” kata Fauziyah, warga setempat.
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi dari kedua arah jalan dan membuat pengendara harus ekstra hati-hati karena minim penerangan. Lampu yang menyala hanya berada di bawah Stasiun Punti Kayu dan Stasiun Garuda Dempo.
Agus mengakui perbaikan lampu jalan, termasuk di bawah jalur LRT, masih menjadi kewenangan Pemkot Palembang.
Selain faktor usia lampu dan cuaca, kerusakan juga disebabkan aksi vandalisme serta pencurian kabel. “Selain bola lampu mati, banyak juga kabel yang dicuri,” cetusnya.
Dishub Palembang memiliki sembilan koordinator lapangan yang bekerja secara bergantian sejak pagi hingga dini hari untuk melakukan perbaikan.
Terkait anggaran, Agus menjelaskan total dana penerangan jalan mencapai Rp140 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp10 miliar dialokasikan untuk perbaikan, sementara Rp120 miliar digunakan untuk penggantian lampu menjadi sistem solar cell.
Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, sebelumnya menyebut sekitar 7.000 lampu jalan dalam kondisi mati dan tersebar di penjuru kota. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Inspektorat agar perbaikan dipercepat.
“Tahun ini kami juga menganggarkan solar cell untuk setidaknya 2.000 lampu jalan,” ujar Ratu Dewa.
Pemkot Palembang berharap penggantian lampu ke sistem tenaga surya dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat pada malam hari.
(**)











