Residivis Pencuri Motor Gede di Palembang Disergap Petugas

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Christoper menggelar press realese penangkapan pelaku curanmor atas nama M Ilham Abdullah alias Apek, Rabu (15/12/2021).

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Satu dari dua pelaku pencuri sepeda motor gede jenis Yamaha R 15 yang terparkir di dalam kos-kosan di Jalan Sultan Mansyur Bukit Lama Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil dibekuk tim unit V Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Read More

M Ilham Abdullah alias Apek disergap unit V Subdit III Jatanras Polda Sumsel tengah berada di halaman parkiran Pasar Cinde, Minggu (12/12/2021) pagi.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu topi merek Eiger yang dikenakan saat mencuri, dan satu sepeda motor jenis Yamaha Mio J nopol BG 5207 ZQ.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan menerangkan tersangka Apek merupakan residivis dengan kasus yang sama.

Dalam aksinya di dalam kos-kosan di Jalan Sultan Mansyur Bukit Lama Palembang pada Kamis (25/11/2021) dinihari, terekam CCTV dan viral di sosial media (sosmed).

Dalam rekaman CCTV tersebut jelas kedua wajah pelaku pencurian dengan pemberatan curas tersebut dilakukan oleh dua orang, di mana salah satunya M Ilham Abdullah alias Apek yang berhasil ditangkap.

Kompol Christoper Panjaitan mengungkapkan jika Apek melakukan pencurian sepeda motor dengan bermodalkan kunci leter T yang telah disiapkan.

“Modusnya sendiri pelaku melakukan pengrusakan pada kontak motor dengan menggunakan kunci leter T yang terletak di dalam pagar kos-kosan,” ungkapnya

Lebih lanjut Christoper Panjaitan mengatakan, sepeda motor yang berhasil dicuri tersangka, sudah dijual dan Apek baru mendapatkan bagian Rp500 ribu.

“Untuk saat ini yang kita tangani ada dua laporan, dengan kasus yang sama melakukan 363 satunya di Ilir Barat 1 dan satunya lagi di Ilir timur 1,” ungkapnya

Dalam melancarkan aksinya, pelaku terlebih dahulu memantau sepeda motor tersebut saat kondisi tengah sepi atau sekitar pukul 02.00 dinihari.

Saat dirasa sudah aman, kedua pelaku melancarkan aksinya, di mana yang membawa motor curian tersebut adalah rekan Apek yang kini berstatus DPO.

Atas perbuatannya, tersangka Apek dikenakan polisi pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara lima hingga tujuh tahun.

Sementara itu, Apek di hadapan polisi mengaku pencurian motor telah dilakukan untuk ketiga kalinya.

Menurut pelaku, sangaja berkeliaran saat dinihari mencari mangsa.

Selain itu apek mengaku nekat melakukan aksi pencurian tersebut untuk deposit judi slot online.

“Yang jual motor itu temen saya, saya baru dikasih Rp500 ribu itu sebagian saya pakek untuk judi slot,” ungkapnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.