STKIP Nurul Huda Sukaraja Resmi Ganti Nama, Ini Identitas Barunya

Perubahan STKIP Nurul Huda menjadi Universitas Nurul Huda (UNH) dilakukan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, secara virtual, di Kampus B Sukaraja, Kecamatan Buay Madang, Rabu (15/12/2021).

Laporan: Rahmat Agusman

Martapura, sumselupdate.com – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nurul Huda Sukaraja, kini resmi menjadi Universitas Nurul Huda (UNH).

Read More

Awal berdirinya kampus tersebut bernama Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT), kini di tahun 2021 nama tersebut berubah menjadi UNH Sukaraja. Maka untuk saat ini Kabupaten OKU Timur telah memiliki Universitas pertama.

Peresmian perubahan status dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nurul Huda menjadi Universitas Nurul Huda (UNH) dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, secara virtual, di Kampus B Sukaraja, Kecamatan Buay Madang, Rabu (15/12/2021).

Peresmian UNH Sukaraja ini dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Sukaraja Kh Affandi BA, Rektor UNH H Imam Rodin, Bupati OKU Timur periode 2016-2021 HM Kholid MD, Wakil Bupati OKU Timur HM Adi Nugraha Purna Yudha.

Perwakilan LL Dikti Wilayah II, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur Wakimin, Kakankemenag OKU Timur, Guru Besar Universitas Islam Malang, Ketua Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur H. Leo Budi Rachmadi.

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengatakan, hari ini menjadi sejarah bagi OKU Timur, karena daerah yang baru namun sudah memiliki universitas. Peningkatan status ini menurut Deru, harus dipelihara melalui menjaga kepercayaan dan jaga mutu. Ia juga mengatakan, Nurul Huda ini tidak serta-merta lahir begitu saja, namun melalui proses yang panjang.

“Saya berharap UNH update mengikuti perkembangan jaman. Kehormatan ini tidak hanya terletak kepada gedung yang mewah, namun proses belajar disiplin dan mutu yang baik,” ungkapnya.

Lanjut Deru, Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda, banyak sekali mengeluarkan ribuan alumni. Dimana alumni tersebut tersebar baik di pemerintahan maupun di dunia pendidikan.

“Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda selalu mengeluarkan alumni yang berkompeten. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan dan mutu pendidikan yang terjamin,” bebernya.

Sementara, Rektor Universitas Nurul Huda Sukaraja H. Imam Rodin, menambahkan, jika saat ini UNH Sukaraja sudah memiliki Lima Fakultas, Fakultas Pendidikan Agama Islam, Fakultas Bahasa dan Sastra, Fakultas Pertanian, Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Dalam waktu dekat pula pihaknya akan merancang rencana untuk membuka program Pascasarjana.

“Saya sebagai pemegang mandat Rektor UNH, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten atas kepercayaan ini. Launching ini sebagai langkah awal untuk mengembangkan dan memajukan UNH Sukaraja,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Pembina Pondok Pesantren Nurul Huda diwakili HM Kholid Mawardi menyampaikan, semoga kedepan mampu memberikan bimbingan pendidikan kepada putra putri bangsa. Kholid memaparkan, pada tahun 1996 awal berdirinya bernama STIT, 10 Tahun kemudian menjadi STKIP. Sampai 2021 menjadi UNH.

“Ini perjalanan panjang dengan segala romantikanya. Kami ucapkan Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, yang telah turut membantu menjadi UNH,” katanya.

Ditambahkan Kholid, diharapkan dunia pendidikan dapat merubah pola pikir agar mahasiswa dapat mengikuti perkembangan teknologi. Sehingga dapat memajukan provinsi Sumatera selatan khususnya Kabupaten OKU Timur.

“UNH akan membuka jurusan sesuai dengan perkembangan teknologi. Dan segera akan membuka pasca sarjana. Maka kepada para dosen agar terus memacu ilmu dan kompetensinya,” tukasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.