Sekayu, Sumselupdate.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin Ir Zulfakar menilai, untuk relokasi lahan transmigrasi UPT Jut Nganti (SP) Kecamatan Sanga Desa sangat sulit dilakukan, karena menyangkut pendanaan yang belum mendukung.
“Kalau untuk relokasi sangat sulit. Apalagi dana dari pemerintah pusat juga tidak mendukung. Namun kita berupaya untuk lokasi SP 3 tahun ini akan dilakukan DED Drainase yang pendanaan bersumber dari pemerintah pusat,’’ jelasnya Kepada sumselupdate.com, Selasa, (17/1/2017).
Diakui mantan Kepala BLHPP Kabupaten Muba ini, bahwa pada anggaran 2016 lalu masih ada kegiatan yang belum selesai, yakni pembangunan jalan, sementara untuk rumah sebanyak 75 unit sudah selesai. “Sudah terlanjur ada kontrak, kegiatan seperti jalan ada yang tidak selesai karena keburu banjir, kalau rumah sudah terealisasi semua,’’ jelasnya.
Melihat kondisi demikian yang kerap dilanda banjir dan keuangan tidak memadai, maka untuk pembangunan sarana dan prasarana transmigrasi tersebut bakal dihentikan terlebih dahulu.
Ditambahkan Zulfakar bahwa, sebanyak 75 unit rumah warga transmigrasi sudah diundi dan sebanyak 35 kepala keluarga yang berasal dari Jawa, sisanya 40 kepala keluarga dari Sumsel. (est)

![20170110_093436[1]](https://sumselupdate.com/wp-content/uploads/2017/01/20170110_0934361.jpg)









