Rela Keluarkan Uang Ratusan Juta Rupiah, Pengusaha Ini Bangun Jalan untuk Warga Terisolir

Lokasi pembukaan jalan tembus Desa Tanjung Pering ke Desa Mandala, Ogan Ilir.

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Sungguh mulia apa yang dilakukan oleh pengusaha tanah bernama Jumahar alias Siwil ini. Secara ikhlas dan sukarela, ia mengeluarkan uang ratusan juta rupiah untuk membangun jalan di tengah rawa, membuka akses bagi warga terisolir di tengah kota.

Bacaan Lainnya

Jalan tersebut menghubungkan antara pipa Kelurahan Timbangan 32 sampai tembus Desa Tanjung Pering tembus ke Desa Mandala, Jalan lingkar Kelurahan Timbangan berbatasan Desa Tanjung Pering Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI) sepanjang 1km dengan lebar 8meter dan kedalaman penimbunan rawa 3 meter.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kepada warga, di mana ditengah kota, masih susah melintas. Selain itu sebagai bentuk amal jariyah. Ribuan truk tanah timbunan, pengerjaan jalan timbunan tanah merah ini selama 3 bulan. Inikan rawa ditimbun untuk melintas, kalau dulu tidak usah mobil bisa melintas, sepeda saja tidak bisa lewat, hanya orang yang berjalan kaki. Kalau hujan air rawa tinggi, kalau kemarau banyak rumput ilalang yang bisa membuat lecet warga yang melintas. Semoga ini dapat bermanfaat untuk warga,” jelasnya Jumat (4/9/2020).

Ren (47) dan Aman (71) warga Kelurahan Timbangan, mengaku bersyukur atas bantuan Siwil, pasalnya dulu tidak pernah bisa mobil melintas, bahkan anak-anak saat bersekolah harus membuka celana saat melintas karena banjir, sementara saat kemarau badan banyak lecet terkena rumput ilalang.

“Kalau memutar, jalannya lebih jauh bisa 1km menghabiskan waktu 12 menit, kalau sekarang alhamdulillah jarak lebih dekat waktu tempuh lebih cepat. Kalau tidak ada bantuan Pak Siwil kami jadi susah, terimakasih atas bantuannya semoga mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” harapnya.

Dua warga lain, yakni Dencik (57) dan Obot (36) turut mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Siwil, pasalnya jika tidak diberikan bantuan warga yang berada di tengah kota ini masih terisolir.

“Ada 50KK di sini. Warga sangat terbantu karena jalan ini dibuka. Selama ini untuk melintas saja butuh perjuangan bahkan banyak yang pakai perahu saat musim hujan. Alhamdulillah akses jalan sudah terbuka kami tidak susah lagi. Ke depan kami berharap jalan ini bisa diaspal agar makin memudahkan masyarakat melintas,”kata Obot. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.