Regulasi ‘Marquee Player’ Dinilai Tidak Objektif

Minggu, 19 Maret 2017
Kantor PSSI

Palembang, Sumselupdate.com – PSSI menentapkan regulasi terbaru, marquee player (pemain bintang), namun semua itu menulai banyak pertanyaan dari para kontestan Liga Indonesia. Salah satunya Sriwijaya FC yang menilai regulasi itu tidaklah objektif.

Karena secara matematika laga, akan berlangsung timpang, karena ada klub menggunakan tiga pemain asing saja dan ada klub, seperti Persib Bandung bisa menggunakan empat pemain asing, lantaran bisa menggunakan regulasi baru berstatus marquee player kelas dunia.

Read More

“Regulasi yang ditetapkan PSSI itu tidak lah objektif. Karena rawan kesenjangan. Apabila ada tim yang tidak bisa, mereka akan bertanding dengan tiga pemain asing saja. Sedangkan yang menggunakan itu bisa empat,” kata Seketaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris.

Haris mengaku kendati apapun tujuan PSSI misalnya saja untuk meningkatkan pamor Liga Tanah Air. Tapi hal itu bukanlah keputusan terbaik terkecuali regulasi dibebaskan baik menggunakan marquee player tetapi kebijakan tetap 2-1 atau pemain asing di batasi untuk tiga kuota saja.

“Kalau bahasa Palembang ini keputusan agak igik karena tidak membuat semua klub kualahan. Maksudnya kasihan juga klub yang lain,” tuturnya.

Terkait apakah Sriwijaya FC akan menggunakan regulasi anyar tersebut. Haris memberi waktu sampai launching tim. Karena di sana SFC akan merilis pemain baru. “Launching nanti kita akan dikenalkan pemain baru,” tandasnya.

Sementara itu, memang regulasi pengunaan pemain di Liga 1 2017 tidak banyak berubah. Tercatat hanya soal pemakaian pemain asing yang sedikit mengalami perubahan. Semula PSSI mewacanakan regulasi dengan skema 2+1.

Artinya klub diperbolehkan punya tiga pemain asing, dua dari negara manapun ditambah satu dari Asia. Regulasi sedikit berubah karena PSSI memperbolehkan setiap klub menambah pemain dengan status marquee player atau bintang kelas dunia dengan gaji besar dan bisa mengangkat nama klub.

Sebelum PSSI memutuskan kebijakan anyar itu, Persib sudah merekrut Michael Essien yang diperkirakan mengisi slot marquee player yang diperbolehkan untuk klub yang mampu dan PSSI tidak memaksakan setiap klub untuk memilikinya.

Adapun soal pemain U-23, PSSI tetap menetapkan regulasi sesuai aturan di laga pra musim Piala Presiden. Yakni, setiap klub harus memainkan tiga pemain U-23. Karena klub diwajibkan oleh PSSI memainkan tiga pemain U-23 dari lima dalam starting. Serta dua pemain senior di atas 35 tahun.

Liga 1 akan digulirkan pada 15 April. Sedangkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah ditetapkan menjadi operator. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts