Indralaya, Sumselupdate.com – Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Ogan Ilir Wahyudi didampingi Kasi Penetapan, Pembukuan dan Pelaporan, Norman Gunawan mengatakan, realisasi penerimaan pajak untuk Bea Balik Nama Kenderaan Bermotor (BBN-KB) dan Pajak Kenderaan Bermotor (PKB) di wilayah Ogan Ilir dari 2017 ke tahun 2018 meningkat.
“Berdasarkan data yang ada pada Bapenda Kabupaten OI, untuk tahun 2017, realisasi penerimaan pajak yang berasal dari BBN-KB sebesar 85,80 persen dan untuk pajak yang bersumber dari PKB sebesar 92,42 persen. Sedangkan pada tahun 2018 untuk BBN-KB sebesar 115 persen dan PKB 112 persen. Jadi kita over target,” ujar Norman saat dibincangi Sumselupdate.com di ruang kerjanya, Rabu (3/7/2019).
Dia menambahkan, jika melihat data realisasi penerimaan pajak untuk tahun ini hingga Juni pihaknya juga tetap optimis realiasasinya tercapai target hingga akhir tahun. Sebab kini tercatat untuk PKB sebesar 54 persen dan BBN-KB sebesar 49 persen lebih.
“Dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah khusus pajak ini, kami pun terus melakukan imbauan kepada wajib pajak untuk meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak. Sebab di pajak ini pula ada untuk pembangunan yang dilakukan,” jelasnya.
“Selain itu, kami dalam meningkatkan layanan telah ada Samling atau Samsat Keliling dan Samdes atau Samsat Desa yang kini ada di Desa Tanjung Batu yang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak kenderaan,” tukasnya. (ban)











