Raja Bhumibol Wafat, Pertandingan Australia Vs Thailand, Suporter Dilarang Bernyanyi

Sabtu, 22 Oktober 2016
Suporter Thailand meluapkan kegembiraan dalam satu pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Dalam pertandingan menghadapi Australia pada 15 November nanti, supporter dilarang menunjukkan kegembiraan berlebihan menyusul masa berkabung wafatnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej.

Jakarta, Sumselupdate.com – Federasi Sepak Bola Australia (FFA) pada Jumat (21/10/2016) menerima informasi dari Asosiasi Sepak Bola Thailand bahwa pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia antara Thailand dan Australia akan digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada 15 November 2016.

Lantaran laga digelar dalam masa berkabung  menyusul wafatnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, FFA menerapkan sejumlah aturan bagi suporter Australia yang berencana hadir dalam pertandingan.

Read More

Salah satu aturannya adalah suporter dilarang untuk bernyanyi saat pertandingan. Sejumlah aturan ini merupakan permintaan dari otoritas olahraga Thailand.

Berikut sejumlah aturannya seperti dilansir Kompas.com:

– Penonton harus berpakaian sopan dengan warna yang disarakan adalah putih, hitam, abu-abu, dan sebaiknya pakaian tersebut polos.

– Peralatan seperti drum, terompet, bendera, megafon, peluit, cheering sticks, dan peralatan lainnya tidak diperkenankan masuk ke dalam stadion.

– Penonton tidak diizinkan menunjukkan simbol apapun.

– Spanduk dilarang masuk ke dalam stadion.

– Nyanyian suporter dan tindakan apapun yang bersifat kegembiraan dilarang keras baik di dalam stadion atau sekitar area stadion.

Australia saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan merangkum 8 poin dari 4 laga. Adapun Thailand berada di dasar klasemen yakni peringkat ke-6. (hyd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts