Baturaja, Sumselupdate.com – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu melakukan tes urine puluhan warga binaan di lembaga pemasyarakatan setempat guna memastikan tidak ada tahanan yang terindikasi menggunakan narkoba.
“Tes urine ini selain mendadak, juga kami lakukan secara acak dan bergantian bagi seluruh penghuni rutan khususnya tahanan kasus narkoba. Untuk kali ini sekitar 34 orang warga binaan dulu yang diuji sample air seninya,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja Herdianto, Kamis (20/12/2018).
Dia mengemukakan, dalam melaksanakan tes urine pihaknya bekerja sama dengan tim medis dari Puskesmas Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur untuk menguji air seni para warga binaan Rutan Baturaja guna memastikan tidak terindikasi menggunakan narkoba. “Hasil tes urine tidak ada narapidana positif menggunakan narkoba,” ungkapnya.
Dia menegaskan, tes urine yang dilaksanakan ini merupakan intruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) guna menekan peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
“Kami ingin memastikan tidak ada peredarannya di Rutan Baturaja yang dikendalikan narapidana ataupun oknum sipir dalam memasok narkoba ke dalam rutan,” tegasnya.
Menurut dia, meskipun hasil tes urine tidak ditemukan warga binaan yang terindikasi menggunakan obat-obatan terlarang, namun upaya memutus jaringan narkoba di Rutan Baturaja terus dilakukan dengan menggelar razia di setiap kamar hunian narapidana.
Selain itu kata dia, razia tersebut juga memeriksa setiap barang yang dibawa pengunjung saat membesuk warga binaan untuk mencegah narkoba masuk ke rutan setempat. “Dengan upaya yang kami lakukan ini dipastikan tidak ada cela narkoba masuk apalagi beredar di dalam rutan,” ujarnya. (wid)











