Pulau Kemaro ‘Bersolek’, 30 Hektar Lahan Siap Dibangun

Rabu, 16 Desember 2020
Walikota Palembang, Harnojoyo.

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana melalukan pengembangan di kawasan Pulau Kemaro dengan menjadikan destinasi wisata ini berkonsep dunia fantasi. Lahan 30 hektar yang fokus dikembangkan itu akan selesai 2022.

Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, jika pengembangan kawasan ini akan fokus dilakukan di lahan milik Pemkot Palembang seluas 25 hektar dan lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel 5 hektar.

Read More

“Luas keseluruhan Pulau Kemaro 90 hektar termasuk lahan milik warga. Tapi percepatan yang akan fokus kita kembangkan di lahan milik pemkot dan pemprov baik melalui skema peanggaran pihak ketiga, dan Corporate Social Responsibility (CSR). Makanya kita bentuk tim percepatan,” katanya.

Pengembangan kawasan Pulau Kemaro ini, beberapa yang sudah dilakukan dari pihak ketiga seperti dari BI penataan Kampung Air. Semoga kedepan kondisi keuangan kota dapat membantu pengembangan kawasan ini.

“Percepatan pengembangan kawasan ini dimulai di 2021, sedangkan target penyelesaian bisa pada 2022-2023 bisa selesai,” ujarnya.

Kepala Bappeda Palembang, Harey Hadi mengatakan, untuk mengembangkan kawasan ini pihaknya harus susun DED, dan ini dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti pariwisata, PUPR, PeraKP, dan lainnya.

“Kalau sudah punya perencanaan/DED nilah yang bisa kita jual,” ujarnya.

Sebab lanjut dia, pembangunan tata bangunan pulau kemaro, fisik tidak mungkin dianggarkan pakai APBD.

“Kalau ratusan miliar untuk pengembangan Pulau Kemaro, maka habis APBD. Makanya perlu  disiapkan DED, inilah yang akan dijual untuk menarik investor, dana bantuan dari pusat ataupun dengan menggunakan skema KPBU dan sistem pinjam,” jelasnya.

Adapun konsep tata bangunan yang di akan dikembangkan di kawasan Pulau Kemaro, seperti dermaga nelayan, golf, rumah nelayan satu lantai, commercial (mall) 2 sampai 4 lantai, hotel/apartemen 8 lantai, pusat edukasi agropolitan, rencana pengembangan jembatan musi, bank sampah, kandang hewan, outbond/playground.

“Kemudian, entertaiment center 2 sampai 4 lantai, parkir kendaraan, tempat pemancingan, hunian 4 rumah 2 lantai, sawah wisata agropolitan, resort dan IPAL,” terangnya. (Iya)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts