Muaraenim, Sumselupdate.com – PT Bukit Asam Tbk (Persero) yang merupakan perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia berkomitmen untuk menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersih dari tindak korupsi.
Hal ini diungkapkaan oleh Direktur Pengembangan Usaha PTBA, Surya Eko di hadapan puluhan wartawan saat menggelar konferensi pers di RM Sederhana Muaraenim, Sabtu (11/3/2017).
Dikatakan oleh Eko, saat ini, BUMN mempunyai kesan buruk dan selalu dianggap menjadi sarang koruptor.
Untuk itu, PTBA saat ini sedang mengembangkan budaya anti-korupsi di seluruh lapisan manajemen perusahaan.
“Kita mengharapkan peran serta para wartawan untuk turut mengawasi birokrasi di PTBA, jika nanti ditemukan praktik-praktik yang disinyalir merupakan indikasi korupsi, segera laporkan kepada manajemen atau direksi,” ajaknya.
Ditambahkan oleh Eko, komitmen anti-korupsi tersebut merupakan keseriusan PTBA guna menciptakan BUMN yang bersih dimulai dari Tanjung Enim.
Sementara itu, Ketua PWI Muaraenim, Andi Candra, ketika dikonfirmasi Sumselupdate.com menyambut baik niat perusahaan tambang batubara terbesar ketiga di dunia itu.
“Sebagai mitra, kita pasti mendukung komitmen PTBA untuk menjadi BUMN yang bebas korupsi,” ungkap Andi.
Dikatakan oleh Andi, keterbukaan pihak perusahaan kepada wartawan juga menjadi faktor penting untuk mewujudkan program tersebut.
“Kita berharap perusahaan dapat membuka diri dan menghilangkan kesan tertutup kepada awak media, agar misi menjadi BUMN bersih tersebut dapat tercapai,” harapnya. (azw)











