Protes Aturan Senjata, Pelajar AS Berbaring di Depan Gedung Putih

Selasa, 20 Februari 2018

Washington, Sumselupdate.com – Saat cuaca dingin dengan rintik-rintik hujan, sekelompok pelajar ambil bagian dalam unjuk rasa, Senin (19/2) waktu setempat untuk memprotes aturan pengendalian senjata di Amerika Serikat.

Mereka berbaring di jalan, di depan Gedung Putih, Amerika Serikat, tanpa peduli kedinginan atau kebasahan. Aksi mereka merupakan simbol dari para korban tewas penembakan sekolah di Florida pekan lalu. “Apakah saya selanjutnya?” begitu tulisan yang tertera pada papan yang mereka bawa.

Read More

Tulisan itu merujuk pada kemungkinan para pelajar lain menjadi korban selanjutnya dari penembakan massal di sekolah. “Kenapa kami harus dibiarkan hidup dalam ketakutan, mengetahui suatu hari nanti hal serupa bisa terjadi kepada kami,” teriakan para peserta unjuk rasa.

Whitney Bowen (16) dan temannya membentuk kelompok remaja untuk reformasi senjata, mengorganisir aksi protes tersebut. “Saya harap ini jadi titik balik dari semua insiden yang terjadi. Saya dan teman saya sangat terinsipirasi dari peristiwa di Parkland, Florida,” katanya.

Sementara itu, murid SMA di Florida juga berencana untuk melakukan unjuk rasa besar-besara untuk menentang kekerasan dengan senjata dalam aksi bertajuk “Barisan untuk Hidup Kami” di Washington DC, pada 24 Maret 2018.

Banyak aksi protes kecil yang telah dibentuk di seluruh kota di AS. “Kami akan beraksi di kota-kota besar, orang-orang di seluruh negara ini dapat bergabung,” kata Brendan Duff, murid SMA Marjory Stoneman Douglas, Florida.

Sedangkan Gedung Putih menyatakan Presiden AS Donald Trump bersedia untuk mengadakan pertemuan dengan murid MA dan guru pada Rabu (21/2) mendatang. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts