Produksi dan Lifting Gas-Minyak Sumbagsel Tembus 90 Persen, SKK Migas Beri Penghargaan KKKS

Writer: - Senin, 10 Agustus 2026
SKK Migas Perwakilan Sumbagsel memberikan penghargaan kepada 6 KKKS berprestasi dalam Rapat Kerja Operasi Wilayah Sumbagsel 2026. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Jakarta, Sumselupdate.com — Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memberikan penghargaan kepada sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang berhasil mencatatkan kinerja cemerlang sepanjang Semester I Tahun 2026.

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung dalam rangkaian Rapat Kerja Operasi Wilayah Sumbagsel Tahun 2026 yang digelar pada 5–7 Agustus 2026.

Read More

Mengusung tema ‘Operasi Andal, Aman dengan Pengelolaan Handak yang Optimal Guna Pencapaian Target Produksi dan Lifting Tahun 2026 yang Maksimal’, forum ini menjadi wadah strategis mengevaluasi capaian kinerja, menyusun strategi Semester II, serta memperkuat kompetensi personel di sektor operasi produksi, pemboran, K3, hingga pengelolaan bahan peledak (handak).

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh KKKS dan mitra kerja di wilayah Sumbagsel.

Ia membeberkan, realisasi produksi dan lifting gas serta minyak kondensat wilayah Sumbagsel pada Semester I 2026 telah mencapai lebih dari 90 persen terhadap target Work Program & Budget (WP&B). Sementara itu, pencapaian lifting terhadap produksi minyak kondensat berhasil mencatatkan angka fantastis, yakni lebih dari 99 persen.

“Capaian tersebut mencerminkan optimalnya penyaluran hasil produksi dan menjadi landasan kuat untuk terus meningkatkan kinerja pada Semester II Tahun 2026,” tegas Bambang.

Atas berbagai pencapaian strategis tersebut, SKK Migas Sumbagsel menyerahkan penghargaan kepada 6 KKKS dan mitra kerja wilayah Sumbagsel, antara lain:

PEP Field Prabumulih: Penghargaan dukungan dan kerja sama atas penerimaan serta penyaluran minyak barang bukti hasil tangkapan Aparat Penegak Hukum (APH) melalui fasilitas Hulu Migas PPP Prabumulih (2025–2026).

PetroChina International Jabung Ltd: Capaian produksi dan lifting minyak terbaik (produksi naik 106,14% / +716,07 BOPD, dan lifting naik 106,44% / +677,34 BOPD terhadap target WP&B).

PT Medco E & P Indonesia–SSB: Capaian produksi dan lifting gas terbaik (produksi naik 142,17% / +19,23 MMSCFD, dan lifting naik 137% / +17,10 MMSCFD terhadap target WP&B).

PT Pertamina EP Zona 4: Capaian komitmen pengeboran terbaik atas kontribusi penambahan cadangan hidrokarbon.

PT Sele Raya Belida: Capaian komitmen seismik terbaik atas penyelesaian program tepat waktu, aman, serta sukses memitigasi isu sosial secara kondusif.

KSO – PEP SE BWP Meruap: Pengelolaan bahan peledak (handak) terbaik atas ketertiban administrasi dan ketepatan pengembalian handak konsinyasi.

PetroChina International Jabung Ltd: Penghargaan Zero Illegal Tapping pada Semester I 2026 (berhasil menekan kasus dari 11 kejadian pada tahun 2025 menjadi nol kejadian).

Menghadapi paruh kedua tahun 2026, Bambang mengingatkan bahwa Semester II merupakan periode krusial dalam menentukan ketercapaian target tahunan. Ia mengimbau seluruh KKKS untuk mempercepat proyek, pemboran, dan workover, serta tetap menjadikan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama.

“Keberhasilan yang sesungguhnya pada industri migas adalah ketika target dapat dicapai tanpa mengabaikan keselamatan pekerja, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku,” pangkas Bambang.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts